Sabtu, 31 Oktober 2009

Sandwich Tamböyö dari Nias Tanöniha

Oleh Bondan Winarno

Kunjungan saya ke Nias bertepatan dengan acara perkawinan abang Gerda Gulo, teman dari Bank Dunia, di Gunungsitoli. Tentu saja, kesempatan baik itu tidak saya sia-siakan. Rangkaian acara dimulai dari rumah pengantin pria. Setelah semua anggota keluarga berkumpul, jamuan makan siang digelar. Setelah makan siang, pengantin pria berangkat ke rumah pengantin perempuan dengan berjalan kaki, diiring semua anggota keluarga besar.

Di rumah pengantin perempuan, semua anggota keluarga dari pihak ini pun sudah siap menyambut. Acara pertama adalah fanunu manu yang secara harafiah berarti pemukulan gong sebagai tanda selamat datang. Masing-masing pemuka keluarga dari kedua belah pihak menyampaikan maksud dan tujuan kehadiran, serta ucapan selamat datang.

Acara ini diikuti penyampaian mas kawin. Dari bisik-bisik yang saya dengar, bila pengantin pria adalah seorang pegawai negeri sipil, mas kawinnya minimum seratus juta rupiah. Bila pengantin pria datang dari Jakarta dan mempunyai kedudukan sosial yang tinggi, mas kawinnya bisa berlipat ganda.

Setelah penyerahan mas kawin, hidangan pun disajikan. Seperti telah saya kemukakan dalam tulisan minggu lalu, hidangan simbolis dalam acara besar seperti ini adalah simbi, yaitu bagian rahang babi yang berlemak. Daging dan lemak babi rebus ini diedarkan bersama minuman lokal yang disebut brandy, dan dimakan sebagai appetizer.

Selain disajikan sebagai simbi, ada lagi tiga masakan babi yang disuguhkan. Yang pertama adalah sop babi, dengan bagian-bagian tulang, kulit, dengan wortel dan kentang. Hidangan lain adalah babi kecap yang dimasak seperti semur kental. Sajian ketiga adalah cincang. Dilihat dari penampilannya, cincang sangat mirip dengan saksang di Tapanuli, yaitu daging dan lemak babi dicincang, lalu dimasak dengan darahnya dan berbagai macam bumbu.

Setelah acara makan-makan usai, acara famortu pun dimulai. Pengantin pria menyampaikan salam kepada para ibu-ibu dari pihak mempelai perempuan. Ibu-ibu ini kemudian memberi berbagai nasihat kepada pengantin pria.

Acara terakhir adalah fame barui hada, yaitu pemberian babi adat yang keesokan harinya disembelih untuk pesta perkawinan yang akan dihadiri oleh lebih banyak orang. Setelah acara ini usai, pengantin perempuan keluar dari rumah, disandingkan dengan pengantin pria, kemudian diusung dengan tandu ke rumah pengantin pria. Keesokan harinya, pesta besar pun digelar.

Bila Anda boleh makan babi

Masyarakat Nias memang mayoritas beragama Kristen dan Katholik. Karena itu, pilihan aman bagi teman-teman Muslim adalah rumah-rumah makan Padang yang untungnya cukup banyak hadir di Nias, khususnya di Gunungsitoli. Selain babi yang tersedia luas, banyak juga kedai-kedai yang menjajakan makanan dari daging B1 (anjing). Orang Nias menyebutnya sebagai asu, sama dengan nama hewan itu dalam bahasa Jawa.

Beberapa orang juga menyebutnya dengan istilah Manado, yaitu erwe atau RW, singkatan dari rintek wu’uk yang artinya bulu pendek – sebagai antonim dari babi yang bulunya lebih panjang. Di warung-warung B1 biasanya juga tersedia tuak mentah (legen), tuak (setelah disuling), maupun minuman lokal beralkohol yang disebut brandy.

Bila Anda boleh makan babi, salah satu tempat makan yang direkomendasikan di Gunung Sitoli adalah Kedai Mie Yuni di Lagundri, tidak jauh dari Pasar Ya’awohu. Ketika saya melongok ke dapur, Yuni yang masih menangani langsung pemasakan mi itu langsung malu. “Ah, orang Jakarta lebih pintar masaknya. Saya malu,” kilahnya.

Cara memasak mi gorengnya memang unik. Pertama, potongan daging babi ditumis dengan bumbu-bumbu, lalu dimasukkan rajangan sawi dan ditambah air. Setelah mendidih, dimasukkan mi telor yang penampangnya sedikit lebih besar daripada spaghetti. Pemasakan dilanjutkan sampai mi-nya cukup tanak.

Sekalipun rasanya enak, tetapi – bagi saya – sawi yang overcooked di dalam masakan ini merupakan nilai negatif. Tetapi, begitulah kesukaan orang di tempat lain. Dengan analogi yang sama, saya juga tidak menyukai minestrone (sup sayur) di Italia yang selalu dimasak sampai sayurnya “mati dua kali”.

Toby

Di Jalan Kelapa, Gunungsitoli juga ada penjual pisang goreng terkenal. Namanya Pisgor Asun. Tetapi, Asun sudah mewariskan ketrampilannya kepada Toby, anaknya, yang kini meneruskan usaha itu bersama istrinya. Info ini saya peroleh dari JS-er asal Nias, Herlin Adeline. Info lain saya peroleh dari JS-er Indra Fakhrudi, yang kebetulan sedang berdinas di Pulau Nias untuk jangka panjang.

Terus-terang, sebetulnya tidak ada yang istimewa dari Pisgor Toby ini. Pisang kepok diiris-iris lalu dimekarkan sehingga membentuk kipas, dan dicelupkan ke dalam adonan tepung beras. Pisang bertepung ini digoreng dalam dua tahap. Pertama, digoreng setengah matang dulu. Setiap ada pembeli, pisang digoreng lagi agar tersaji panas dan kriuk (crispy).

Tetapi, Toby juga punya sajian khusus yang belum pernah saya jumpai di tempat lain, yaitu ketupat pisgor. Ketupat pulut (ketan) di belah dua, kemudian diratakan di atas pisang goreng, dilumuri santan kental sisa masakan ketupat. Hasilnya adalah sandwich pisang goreng dengan ketan yang pulen dan gurih. Ada sedikit kemiripan dengan menu sarapan orang Minang, yaitu ketan kukus yang disantap dengan lauk pisang goreng atau talas goreng.

Orang Nias menyebut ketupat sebagai tambeye (e pepet). Selain ketupat pulut, ada juga ketupat beras. Tetapi, ketupat beras pun dimasak dalam santan, sehingga teksturnya lebih lembut dan rasanya lebih gurih. Tambeye nasi ini nikmatnya dimakan dengan pangek ikan.

Berbeda dengan di Ranah Minang, pangek ikan di Nias tidak memakai santan, karena itu kuahnya lebih melimpah dan encer. Ikan yang banyak diolah menjadi pangek adalah ikan putih yang bentuknya mirip bawal. Ikan jenis ini dalam bahasa Inggris dikenal dengan nama pompano.

Pangek ikan nias memakai irisan kuncup bunga kincung (rias, kecombrang, honje) dalam jumlah banyak, serta irisan asam potong (asam kandis). Kedua jenis bahan ini menghasilkan rasa asam yang sangat indah. Bahkan, menurut saya, lebih unggul daripada tom yam kung yang selama ini kita kenal. Mak nyuss lah, pokoke. Asam, pedas, sssuegerrrr . . .

Toby juga menyajikan pisang bakar yang istimewa. Pisang kepok dibakar di atas bara arang, lalu dipenyet, ditaburi kelapa parut dengan garam, kemudian disiram gula merah cair. Menurut saya, seharusnya jajanan ini lebih dikedepankan daripada pisang goreng yang generik. Pisang bakar Toby setingkat di atas gedang plenet semarang maupun pisang epe makassar.

Ada lagi satu makanan khas Nias yang sayangnya tidak sempat saya cicipi. Namanya boboto yaitu masakan dari fillet ikan kakap atau kerapu. Daging ikan dilayukan – menurut istilah setempat dibusukkan – selama dua malam, lalu ditaburi gongsengan kelapa parut dengan bumbu-bumbu, dibungkus dalam daun singkong, kemudian dikukus dalam daun singkong.

Sampai di sini, deskripsi itu membuat boboto menjadi sangat mirip dengan bothok-nya orang Jawa. Untuk membuatnya lebih sip lagi, boboto ini kemudian dipanggang atau dibakar. Sayangnya, makanan ini sudah jarang dibuat, sehingga harus dipesan secara khusus bila ingin mencicipinya.

Ah, setidaknya itu akan menjadi alasan bagus untuk datang lagi ke Nias. Ya’aho wu!

*) Penulis adalah seorang pengelana yang telah mengunjungi berbagai tempat dan mencicipi makanan-makanan khas, dan akan masih terus melanjutkan pengembaraannya.
(Email : bondanw@gmail.com)

Sumber: Kompas.com

Sabtu, 24 Oktober 2009

Hombo Batu Tradisi Nias Tanoniha


Kabupaten Nias Selatan adalah salah satu kabupaten di Sumatera Utara yang terletak di pulau Nias. Dengan Ibukota Teluk Dalam . Kabupaten Nias Selatan memiliki andalan pariwisata tersendiri selain Rumah adat dan Tari perang yaitu Tradisi Lompat Batu atau Fahombo yaitu tradisi yang dilakukan oleh seorang pria yang mengenakan pakaian adat setempat Nias dan meloncati susunan batu yang disusun setinggi lebih dari 2 (dua) meter. Lompat batu ini hanya terdapat di kecamatan Teluk Dalam saja.
Konon ajang tersebut diciptakan sebagai ajang menguji fisik dan mental para remaja pria di Nias menjelang usia dewasa. Setiap lelaki dewasa yang ikut perang wajib lulus ritual lompat batu. Batu yang harus dilompati berupa bangunan mirip tugu piramida dengan permukaan bagian atas datar. Tingginya tak kurang 2 (dua) meter dengan lebar 90 centimeter (cm) dan panjang 60 cm. Para pelompat tidak hanya sekedar harus melintasi tumpukan batu tersebut, tapi ia juga harus memiliki tekhnik seperti saat mendarat, karena jika dia mendarat dengan posisi yang salah dapat menyebabkan cedera otot atau patah tulang.
Jika seorang putra dari satu keluarga sudah dapat melewati batu yang telah disusun berdempet itu dengan cara melompatinya, hal ini merupakan satu kebanggaan bagi orangtua dan kerabat lainnya bahkan seluruh masyarakat desa pada umumnya. Itulah sebabnya setelah anak laki-laki mereka sanggup melewati, maka diadakan acara syukuran sederhana dengan menyembelih ayam atau hewan lainnya. Bahkan ada juga bangsawan yang menjamu para pemuda desanya karena dapat melompat batu dengan sempurna untuk pertama kalinya. Para pemuda ini kelak akan menjadi pemuda pembela kampungnya jika ada konflik dengan warga desa lain.
Melihat kemampuan seorang pemuda yang dapat melompat batu dengan sempurna, maka ia dianggap telah dewasa dan matang secara fisik. Karena itu hak dan kewajiban sosialnya sebagai orang dewasa sudah bisa dijalankan. Misalnya: menikah, membela kampungnya atau ikut menyerbu desa musuh dsb. Salah satu cara untuk mengukur kedewasaan dan kematangan seorang lelaki adalah dengan melihat kemampuan motorik di atas batu susun setinggi ! 2 meter.
Dahulu, melompat batu merupakan kebutuhan dan persiapan untuk mempertahankan diri dan membela nama kampung. Banyak penyebab konflik dan perang antar kampung. Misalnya: Masalah perbatasan tanah, perempuan dan sengketa lainnya. Hal ini mengundang desa yang satu menyerang desa yang lain, sehingga para prajurit yang ikut dalam penyerangan, harus memiliki ketangkasan melompat untuk menyelamatkan diri. Akan tetapi dahulu, ketika tradisi berburu kepala manusia masih dijalankan, peperangan antar kampung juga sangat sering terjadi. Ketika para pemburu kepala manusia dikejar atau melarikan diri, maka mereka harus mampu melompat pagar atau benteng desa sasaran yang telah dibangun dari batu atau bambu atau dari pohon supaya tidak terperangkap di daerah musuh.
Ketangkasan melompat dibutuhkan karena dahulu setiap desa telah dipagar atau telah membuat benteng pertahanan yang dibuat dari batu, bambu atau bahan lain yang sulit dilewati oleh musuh. Para pemuda yang kembali dengan sukses dalam misi penyerangan desa lain, akan menjadi pahlawan di desanya.
Sekarang ini, sisa dari tradisi lama itu, telah menjadi atraksi pariwisata yang spektakuler, tiada duanya di dunia. Berbagai aksi dan gaya para pelompat ketika sedang mengudara. Ada yang berani menarik pedang, dan ada juga yang menjepit pedangnya dengan gigi. Para wisatawan tidak puas rasanya kalau belum menyaksikan atraksi ini. Itu juga makanya, para pemuda desa di daerah tujuan wisata telah menjadikan kegiatan dan tradisi ini menjadi aktivitas komersial. Di satu sisi, mereka meminta dan bahkan ada yang setengah memaksa wisatawan untuk menyaksikan atraksi ini, namun di sisi lain mereka tidak mau melompat tanpa dibayar. Bahkan ada juga yang meminta sampai Rp 100.000 hingga Rp 200.000 sekali melompat, tergantung bargaining. Para pelompat telah mempunyai kelompok dan jaringan supaya tidak menjual murah.
Sekarang ini harganya berkisar Rp 50.000 sekali melompat. Namun kalau wisatawan tidak menunjukkan minat dan menolaknya, para pelompat pun akhirnya dapat menerima harga yang lebih murah. Dari pada tidak dapat uang, lebih bagus melompat saja.
Tradisi lompat batu yang telah menjadi atraksi pariwisata yang spektakuler dan mampu membuat Nias dikenal oleh suku bangsa lain, kelihatannya sudah kurang digemari oleh generasi baru karena tingkat kesulitan untuk menguasainya. Selain itu, atraksi lompat batu juga sudah berubah fungsi. Di daerah-daerah tujuan wisata, para pemuda baru mau melompat, kalau bayarannya sesuai. Sudah tidak ada lagi olah raga melompat batu yang gratis. Yang ada adalah lompat batu komersil. Karena itu, dikuatirkan, jika turisme mati, maka tradisi lompat batu akan punah.
Jika Lompat batu punah, rumah adat rusak, megalit hilang dan dijual, burung Beo Nias punah, nilai-nilai budaya masyarakat sebagai kontol sosial yang luhur mati, apa lagi yang menjadi daya tarik Nias? Apa lagi keunikannya? Semuanya hanya akan menjadi kenangan masa lalu yang sulit diulang kembali.

Pidato Pelantikan Presiden SBY (2009-2014)


Intinya SBY-Boediono menjanjikan kesejahteraan rakyat, penguatan demokrasi, dan penegakan keadilan.

Assalamualaikum Wr Wb.

YANG saya hormati Wakil Presiden Republik Indonesia, Yang saya muliakan kepala negara dan pemerintahan, serta utusan khusus dari negara-negara sahabat, Yang saya hormati para Ketua, para Wakil Ketua dan anggota lembaga-lembaga negara, Yang mulia para duta besar serta para pimpinan organisasi internasional, Yang saya hormati para gubernur kepala daerah seluruh Indonesia, Saudara-saudara se-bangsa se-Tanah Air, hadirin sekalian yang saya muliakan.

Hari ini dengan penuh rasa syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT, saya dan saudara Prof Dr Boediono baru saja mengucapkan sumpah di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia sebagai Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia untuk mengemban amanah rakyat lima tahun mendatang.

Pada kesempatan yang bersejarah dan Insya Allah penuh berkah ini, saya ingin menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Pimpinan dan anggota MPR RI, Pimpinan dan anggota DPR RI, Pimpinan dan anggota DPD RI, beserta pimpinan dan anggota lembaga-lembaga negara lainnya masa bakti 2004-2009 yang telah bersama-sama bekerja keras membangun bangsa dan negara kita menuju masa depan yang lebih baik.

Kepada Saudara Muhammad Jusuf Kalla, Wakil Presiden periode 2004-2009 yang telah mendampingi saya selama lima tahun terakhir, saya ucapkan terima kasih dan penghargaan atas jasa dan pengabdian saudara baik kepada pemerintah maupun kepada bangsa dan negara. Pengabdian saudara tercatat abadi dalam sejarah perjalanan bangsa dan akan dikenang sepanjang masa.

Kepada segenap jajaran Kabinet Indonesia Bersatu masa bakti 2004-2009, saya ucapkan pula terima kasih dan penghargaan saya atas upaya yang sungguh-sungguh dalam menjalankan dan menyukseskan program-program pembangunan nasional yang sarat dengan tantangan dan permasalahan yang rumit.

Saudara-saudara, kita baru saja melewati periode sejarah 2004-2009 yang penuh dengan tantangan. Hari ini Bangsa Indonesia patut bersyukur dan berbesar hati, di tengah gejolak dan krisis politik di berbagai wilayah dunia, kita tetap tegak dan tegar sebagai negara demokrasi yang makin kuat dan stabil.

Di tengah badai finansial dunia, ekonomi Indonesia tetap tumbuh positif dan diprediksi akan mengalami pertumbuhan nomor tiga tertinggi di dunia. Di tengah maraknya konflik dan disintegrasi di berbagai wilayah dunia lain, Bangsa Indonesia semakin rukun dan bersatu.
Pertumbuhan Ekonomi dan Pemberantasan Korupsi

Karena itu tepatlah kalau dalam beberapa hari ini berbagai televisi internasional muncul tayangan yang menyebut bangsa kita sebagai “remarkable Indonesia”, bangsa yang dinilai berhasil dalam mengatasi krisis dan tantangan yang berat dan kompleks sepuluh tahun terakhir ini.

Namun semua itu janganlah membuat kita lemah, lalai, apalagi besar kepala. Ingat, pekerjaan besar kita masih belum selesai. Ibarat perjalanan sebuah kapal, ke depan kita akan mengarungi samudera yang penuh dengan gelombang, dan badai.

Di luar Indonesia, krisis perekonomian global belum sepenuhnya usai. Perdagangan dan arus investasi dunia belum pulih. Sementara itu, harga minyak dan berbagai komoditas masih berfluktuasi yang dapat menghantam stabilitas dan kepastian ekonomi kita.

Oleh karena itu, walaupun secara gejala perbaikan perekonomian dunia mulai terlihat, namun kita tidak boleh berhenti untuk terus memperkuat sendi-sendi perekonomian kita seraya tetap melanjutkan upaya nasional untuk meminimalkan dampak dari krisis dunia dewasa ini.

Di dalam negeri, kita bersyukur reformasi telah berjalan makin jauh, namun masih belum tuntas. Upaya untuk membangun Good Governance dan memberantas korupsi mulai membuahkan hasil, namun masih perlu terus ditingkatkan. Kemiskinan sudah banyak berkurang, namun upaya peningkatan kesejahteraan rakyat perlu terus dilanjutkan.

Pengalaman menunjukkan setiap prestasi yang kita capai biasanya akan disusul oleh tantangan-tantangan baru. Tetapi saya percaya semua tantangan itu, baik yang sudah kita ketahui maupun yang belum dapat kita bayangkan akan dapat kita hadapi dan atasi bersama. Insya Allah Bangsa Indonesia akan terus maju meningkatkan kehidupannya yang lebih baik.
Pemilihan Umum

Saudara-saudara, tahun ini kita menyaksikan rakyat Indonesia telah menentukan pilihannya dalam Pemilihan Umum yang berlangsung secara damai dan demokratis. Ini adalah kali ketiga kita mampu menyelenggarakan Pemilu secara langsung, umum, bebas, rahasia, serta jujur dan adil. Kita semua mampu melaksanakan kompetisi politik dengan penuh etika dan kedewasaan.

Dalam Pemilihan Umum, kalah atau menang adalah hal yang biasa. Dalam demokrasi, kita semua menang, demokrasi menang, rakyat menang, Indonesia menang.

Berkaitan dengan itu pada kesempatan yang baik ini saya ingin menyampaikan rasa hormat kepada Ibu Megawati Soekarnoputri dan Bapak Prabowo Subianto, serta Bapak Muhammad Jusuf Kalla dan Bapak Wiranto atas partisipasi aktif dan kegigihan beliau-beliau sebagai calon presiden dan calon wakil presiden dalam Pemilihan tahun 2009. Mereka adalah putra-putri bangsa yang ikut berjasa memekarkan kehidupan demokrasi di tanah air kita.

Hari ini saya mengajak semua komponen bangsa untuk kembali bersatu dan bersama-sama membangun bangsa, membangun masa depan kita semua. Dengan semangat baru dan kebersamaan, mari kita songsong pembangunan lima tahun ke depan dengan penuh optimisme dan rasa percaya diri.
Tiga Progam Pokok dan Tiga Kunci Sukses

Dalam menjalankan amanah rakyat lima tahun mendatang, saya bersama wakil presiden telah menetapkan program seratus hari, program satu tahun, dan program lima tahun ke depan. Esensi dari program lima tahun mendatang adalah peningkatan kesejahteraan rakyat, penguatan demokrasi, dan penegakan keadilan. Prosperity, democracy, and justice.

Peningkatan kesejahteraan rakyat merupakan prioritas utama. Kita ingin meningkatkan kesejahteraan rakyat melalui pembangunan ekonomi yang berlandaskan keunggulan daya saing, pengelolaan sumber daya alam, dan peningkatan sumber daya manusia.

Ekonomi kita harus tumbuh semakin tinggi, namun pertumbuhan ekonomi yang kita ciptakan adalah pertumbuhan yang inklusif, pertumbuhan yang berkeadilan, dan pertumbuhan disertai pemerataan. Kita juga ingin membangun tatanan demokrasi yang bermartabat, yaitu demokrasi yang memberikan ruang kebebasan dan hak politik rakyat tanpa meninggalkan stabilitas dan ketertiban politik.

Kita juga ingin menciptakan keadilan yang lebih baik, ditandai dengan penghormatan terhadap praktik kehidupan yang non diskriminatif, persamaan kesempatan, dan tetap memelihara kesetiakawanan sosial dan perlindungan bagi yang lemah.

Saudara-saudara, untuk mewujudkan cita-cita kita semua, utamanya dalam upaya meningkatkan kesejahteraan rakyat, memperkuat demokrasi dan meningkatkan keadilan, ada sejumlah kunci sukses yang perlu kita pedomani dan jalankan bersama.

Pertama, jangan pernah kita menyerah dan patah semangat. Ingat, segala keberhasilan monumental bangsa kita dari revolusi, pembangunan nasional, reformasi, penyelesaian berbagai konflik, termasuk penanganan tsunami, semuanya ini hanya bisa dicapai dengan keuletan dan semangat tak kenal menyerah.

Sebagaimana sering saya sampaikan dalam berbagai kesempatan, kita harus selalu mengobarkan semangat harus bisa. ‘Can do spirit’. Ke depan, dengan semangat Indonesia bisa kita akan menjaga pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah krisis dunia. Dengan semangat inilah kita akan menegakkan “good governance” dan membasmi korupsi.

Dengan semangat ini pulalah kita akan terus mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat kita. Kunci sukses yang kedua adalah perlu terus menjaga persatuan dan kebersamaan. Dalam demokrasi kita bisa berbeda pendapat, namun tidak berarti harus terpecah belah. Dalam demokrasi yang sehat, ada masanya kita berdebat, ada masanya kita merapatkan barisan.

Dalam menghadapi berbagai tantangan dunia yang kian berat, para pemimpin bangsa apa pun warna politiknya harus bisa terus menjaga kekompakan, mencari solusi bersama, dan sedia berkorban untuk kepentingan bangsa yang lebih besar.

Oleh karena itu, dalam melanjutkan pembangunan bangsa yang tidak pernah sepi dari tantangan dan dalam melaksanakan reformasi gelombang kedua sepuluh tahun mendatang, marilah terus kita pupuk dan perkokoh persatuan dan kebersamaan kita.

Kunci sukses yang ketiga adalah kita harus menjaga jati diri kita, ke-Indonesia-an kita. Yang membedakan Bangsa Indonesia dari bangsa-bangsa lain adalah budaya kita, “way of life” kita, dan ke-Indonesia-an kita. Ada identitas dan kepribadian yang membuat Bangsa Indonesia khas, unggul, dan tidak mudah goyah.

Ke-Indonesia-an kita tercermin dalam sikap pluralisme atau kebhinnekaan, kekeluargaan, kesantunan, toleransi, sikap moderat, keterbukaan, dan rasa kemanusiaan. Hal-hal inilah yang harus kita jaga, kita pupuk dan kita suburkan di hati sanubari kita dan di hati anak-anak kita. Inilah modal sosial dan potensi nasional yang paling berharga.

Hadirin yang saya muliakan, rakyat Indonesia yang saya banggakan, mengakhiri pidato ini saya mengajak segenap rakyat Indonesia untuk terus melangkah maju sebagai sebuah bangsa yang besar, rukun dan bersatu, bangsa yang senantiasa tegak dan tegar menghadapi tantangan berlandaskan empat pilar kehidupan bernegara, yaitu Pancasila, NKRI, UUD 1945, da Bhineka Tunggal Ika.
Kebijakan Luar Negeri Indonesia

Kepada para tamu negara-negara sahabat di tengah-tengah kita, terimalah salam persahabatan Bangsa Indonesia. Atas nama rakyat dan pemerintah Indonesia, saya juga akan mengambil bagian sebagaimana disampaikan oleh Bapak Taufiq Kiemas tadi untuk ikut mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada Sultan Brunei Darussalam, Paduka Yang Mulia Sultan Hassanal Bolkiah, Presiden Timor Leste Yang Mulia Jose Ramos Horta, Perdana Menteri Singapura Yang Mulia Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Australia Yang Mulia Kevin Rudd, dan Perdana Menteri Malaysia Yang Mulia Datuk Sri Muhammad Najib Tun Haji Abdul Razak.

Saya juga mengucapkan selamat datang kepada utusan khusus dari Thailand, Republik Korea, Amerika Serikat, Republik Ceko, Srilanka, Selandia Baru, Jepang dan Filipina. Kedatangan sahabat-sahabat internasional dalam inagurasi hari ini merupakan simbol “goodwill” dan kehormatan yang tiada taranya bagi Bangsa Indonesia.

Kepada dunia internasional saya ingin menegaskan bahwa Indonesia akan terus menjalankan politik bebas aktif dan akan terus berjuang untuk keadilan dan perdamaian dunia.

Indonesia akan mengobarkan nasionalisme yang sejuk, yang moderat dan yang penuh persahabatan, sekaligus mengusung internasionalisme yang dinamis. Indonesia kini menghadapi lingkungan strategis yang baru di mana tidak ada negara yang menganggap Indonesia musuh dan tidak ada negara yang dianggap Indonesia sebagai musuh. Dengan demikian, Indonesia kini dapat dengan leluasa menjalankan “all direction foreign policy”, di mana kita dapat mempunyai “a million friends and zero enemy”.

Indonesia akan bekerjasama dengan siapa pun yang memiliki niat dan tujuan sama, utamanya untuk membangun tatanan dunia yang damai, adil, demokratis, dan sejahtera.

Indonesia akan terus berada di garis depan dalam upaya untuk mewujudkan tatanan dunia yang lebih baik. Kami akan terus menjadi pelopor dalam upaya penyelamatan bumi dari perubahan iklim. Dalam reformasi ekonomi dunia, utamanya melalui G20 dalam memperjuangkan Millenium Development Goals, dalam memajukan multilateralisme melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa, dan dalam mendorong tercapainya kerukunan antar peradaban, harmony among civilization.

Di tingkat kawasan, Indonesia akan terus berikhtiar bersama dengan negara-negara ASEAN lainnya untuk mewujudkan komunitas ASEAN dan menjadikan Asia Tenggara sebagai kawasan yang damai, sejahtera, dan dinamis.

Akhirnya kepada segenap rakyat Indonesia di mana pun saudara berada, sekali lagi saya ucapkan terima kasih atas kepercayaan yang saudara berikan kepada saya dan Prof Dr Boediono untuk melanjutkan kepemimpinan nasional lima tahun mendatang.

Mari kita lanjutkan kerja keras dan kerja cerdas kita guna mencapai prestasi pembangunan yang lebih baik lagi di masa depan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT senantiasa memberikan rahmat dan karunia-Nya kepada kita dalam membangun bangsa dan negara menuju bangsa yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan.

Terima Kasih, Wassalaamu’alaikum Wr Wb.

Pidato yang disusun sendiri oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Periode 2009-2014 di Gedung DPR/MPR Senayan, Jakarta, Kamis 20 Oktober 2009

Susunan Kabinet Indonesia Bersatu Jilid II

1. Menko Polhukam: Djoko Suyanto (mantan Panglima TNI/Demokrat)
2. Menko Perekonomian: Hatta Radjasa (Mensesneg/PAN)
3. Menko Kesra: R Agung Laksono (mantan Ketua DPR/Golkar)
4. Sekretaris Negara Sudi Silalahi (Seskab/Purnawirawan)
5. Menteri Dagri: Gamawan Fauzi (Gubernur Sumbar)
6. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa (Dubes RI untuk DK PBB)
7. Menteri Pertahanan: Purnomo Yusgiantoro (Menteri ESDM/Profesional)
8. Menteri Hukum & HAM: Patrialis Akbar (mantan anggota DPR/PAN)
9. Menteri Keuangan: Sri Mulyani (Menkeu/Profesional)
10. Menteri ESDM: Darwin Zahedy Saleh (Ekonom UI/Demokrat)
11. Menteri Perindustrian: MS Hidayat (Ketua Kadin/Golkar)
12. Menteri Perdagangan: Mari Elka Pangestu (Mendag/profesional)
13. Menteri Pertanian: Suswono (Anggota DPR/PKS)
14. Menteri Kehutanan: Zulkifli Hasan (Sekjen PAN/PAN)
15. Menteri Perhubungan: Freddy Numberi (Menteri Kelautan P/Demorat)
16. Menteri Kelautan dan Perikanan: Fadel Muhammad (Gubernur Gorontalo)
17. Menteri Nakertrans: Muhaimin Iskandar (mantan Wakil Ketua DPR/PKB)
18. Menteri PU: Djoko Kirmanto (incumbent)
19. Menteri Kesehatan: Endang Rahayu Setyaningsih
20. Menteri Sosial: Salim Assegaf Al’jufrie (Dubes Ri untuk Arab/PKS)
21. Menteri Pendidikan: M Nuh (Menkominfo/akademisi)
22. Menteri Agama: Suryadharma Ali (Menkop dan UKM/PPP)
23. Menteri Budaya dan Pariwisata: Jero Wacik (incumbent/Demokrat)
24. Menteri Komunikasi dan Informatika: Tifatul Sembiring (Presiden PKS/PKS)
25. Menteri Kop dan UKM: Syarifudin Hasan (Anggota DPR/Demokrat)
26. Menneg Ristek: Suharna Surapranata (Ketua MPP PKS/PKS)
27. Menneg Lingkungan Hidup: Gusti Moh Hatta (PR I Unlam/Akademisi)
28. Menneg P Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Agum Gumelar (Ketua Kowani/profesional)
29. Menneg PAN dan Reformasi Birokrasi: EE Mangindaan(Anggota DPR/Demokrat)
30. Menneg PPDT: Helmy Faisal Zaini (Wakil Sekjen PKB/PKB)
31. Menneg PPN/Bappenas: Armida Alisjahbana (guru besar Unpad/akademisi)
32. Menneg BUMN: Mustafa Abubakar (Direktur Bulog/profesional)
33. Menneg Perumahan: Suharso Manoarfa (Bendahara DPP PPP/PPP)
34. Menneg Pemuda dan Orlahraga: Andi Mallarangeng (Jubir Presiden/Demokrat)

Pejabat Negara Setingkat Menteri
Kepala BIN: Jenderal Pol Purn Sutanto
Kepala BKPM: Gita Wirjawan
Pembentukan Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusbroto

Kapan ya Putera Nias Tanoniha???
Jawaban : Tahun 2014 Yes... yes... Yes!!!

Selasa, 13 Oktober 2009

Bahtera (Kapal) Nuh Ditemukan di Turki







Bahtera (kapal) Nuh telah lama menjadi kontroversi di dunia arkeologi. Sejarah mencatat bahwa Nuh diperintahkan Tuhan untuk membuat sebuah bahtera karena Tuhan berniat menurunkan hujan maha lebat ke bumi. Alkitab mengisahkan bahwa Nuh mentaati perintah tersebut dan tepat pada waktu yang telah ditentukan Tuhan, maka turunlah hujan yang sangat lebat ke muka bumi dan menenggelamkan semua makhluk hidup yang ada. Nuh beserta keluarganya dan binatang-binatang yang diselamatkannya kemudian mengapung bersama bahtera tersebut. Alkitab kemudian menceritakan bahwa bahtera tersebut kandas di puncak gunung Ararat.

Kisah yang bersumber dari Alkitab ini kemudian menjadi bahan perbincangan yang hangat di kalangan sejarawan dan arkeolog. Ada pihak yang mendukung bahwa kisah tersebut adalah nyata, namun ada juga yang menganggapnya hanya sekedar dongeng dari Alkitab. Namun, perdebatan tersebut kini berakhir dengan telah ditemukannya bukti-bukti ilmiah berkaitan dengan kisah tersebut. Sisa-sisa bahtera tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang Kapten angkatan darat dari militer Turki. Ia menemukannya secara tidak sengaja pada waktu meneliti foto-foto wilayah pegunungan Ararat. Kemudian untuk mengkonfirmasi temuan tersebut, diundanglah ahli-ahli arkeologi dari Amerika Serikat untuk meneliti keabsahannya.

Pada ekspedisi ilmiah yang kemudian dilakukan pada ketinggian 7000 kaki, sekitar 20 mil sebelah selatan puncak gunung Ararat, mereka menemukan sebuah kapal sepanjang kira-kira 500 kaki yang telah membatu. Pengukuran yang kemudian dilakukan pada obyek tersebut menghasilkan suatu kesimpulan yang mencengangkan, karena ukuran panjang, lebar dan tinggi penemuan arkelogi tersebut sama persis dengan ukuran bahtera Nuh seperti yang tercantum di Alkitab. Saat ini, lokasi penemuan bahtera tersebut telah menjadi obyek wisata yang dapat dikunjungi semua orang.

ALKITAB SUNGGUH DAPAT DIPERCAYA!!

Kamis, 01 Oktober 2009

30 Anggota DPRD Nias Selatan Dilantik, CALEG NIAS

Telukdalam (SIB)

Ketua Pengadilan Negeri Gunungsitoli Togar Simamora SH, MH melantik 30 anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan periode 2009-2014, diawali dengan pengambilan sumpah dan janji dalam rapat paripurna istimewa DPRD Nias Selatan, yang dipimpin langsung Ketua DPRD Nias Selatan DR Hadirat Manao SH MH, Selasa (29/9).

Pelantikan 30 anggota DPRD Nias Selatan yang digelar di Kantor DRPD Nias Selatan tersebut, berdasarkan Keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor: 170/3837 tahun 2009, tentang pemberhentian anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan masa jabatan 2004-2009 dan pengangkatan anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan masa jabatan 2009-2014.

Turut hadir dalam pelantikan itu Bupati Nias Selatan Fahuwusa Laia SH MH, Dandim 0213 Nias Letkol Hombar Sinaga, Kapolres Nias Selatan AKBP San Zebua, Kacabjari Telukdalam Rabani Halawa SH serta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan Partai Politik.

Ke-30 anggota yang dilantik, antara lain Daerah Pemilihan I (Telukdalam-Lahusa), Effendi (Partai Demokrat), Siotaraizokho Gaho (PDI Perjuangan), Pegangan Dakhi (Partai Kedaulatan), Ir Alfred Laia (Partai Hanura), Juluria Ley AMd (Partai Golkar), Hadirat Manao SH (Partai Pelopor), Rindu H Halawa (PPI), Faduhusa Laia (PDP), Samahato Buulolo (Partai PIB), Wisnu Duha (PBR), Agusdamai Sarumaha (PKDI), Sidi Adil Harita (PDS).

Daerah Pemilihan II (Gomo-Amandraya) yaitu Nur Asna Larosa dan Kariaman Halawa (Partai Demokrat), Budieli Laia, SPd (PDI Perjuangan), Tuho Atulo Buulolo AMa Pd (PDS), Kayani Nduru (PKB), Sawato Giawa SPd (Partai Patriot), Asazatulo Giawa (Partai PIB), Drs, Tehe’aro Bawamenewi (PNI Marhaenisme), Juniardin Tafonao (PKP).

Kemudian Daerah Pemilihan III (Lolowau-Lolomatua) yaitu Kamarudin Laia (PKPI), Yafenudi Halawa (PSI), Elisati Halawa, ST (PDI Perjuangan), Fa’akhododo Gulo SE (PPI), Sozanolo Nduru (Partai Golkar), Yurisman Laia SH (PPDI) serta Daerah Pemilhan IV (Pulau-Pulau Batu-Hibala) yaitu; Hardin Maduwu (Partai Demokrat), Meiwati Fanaetu (PDI Perjuangan) dan Dani Garamba (Partai Hanura).

Dalam Pidato tertulis Gubernur Sumut yang dibacakan Setwan DPRD Kabupetan Nias Selatan Elizama Sarumaha SPd mengharapkan, kinerja anggota dewan ke depan akan lebih baik lagi dan mengajak bersama-sama untuk membangun Nias Selatan.

Pelantikan itu juga menetapkan Ketua DPRD Nias Selatan Sementara Effendi serta Wakil Ketua Budieli Laia SPd.

Ketua DRPD Nias Selatan Sementara Effendi dalam pidatonya mengharapkan agar anggota dewan yang dilantik segera bekerja menjalankan tugas menyerap aspirasi rakyat yang diwakili.

Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota DPRD Kabupaten Nias Selatan dan istri oleh pejabat Kabupaten Nias Selatan, unsur muspida, anggota DPRD yang lama dan kerabat.

Sementara itu pemantauan SIB dilapangan, pada saat pelaksanaan terlihat berjalan dengan aman dan kondusif, serta dalam pada pelantikan itu dijaga ketat oleh aparat kepolisian. Selanjutnya ruas jalan yang melintasi depan Kantor DRPD Nisel terlihat macet hingga berakhirnya acara pelantikan itu dan pelantkan DPRD Nisel juga dihadiri oleh masing-masing pendukung sehingga terlihat masyarakat yang menghadiri acara tersebut membludak.

Kapolres Nias Selatan AKBP San Zebua, seusai pelantikan tersebut kepada sejumlah wartawan mengatakan, dalam pelantikan tersebut pihaknya menurunkan 300 personil dengan meminta bantuan dari Polres Nias. (T15/m)

CALEG NIAS/NISEL PEMILU 2009:

Pada Pemilu 2009 putra/i Nias yang akan mencalonkan diri menjadi anggota DPR RI tercatat.
Dr. Yasonna Laoly, SH
Drs. Arisman Zagoto
Otniel Lizaro Waruwu, SE
Firman Jaya Daely, SH
Yusnawati, Ge’e
Otoli Zebua
Drs. Waozaro Daely
Cyprianus Faododo Daeli, STh
Drs.Idealisman Dachi

Disamping nama calon legislatif (caleg) putra Nias tersebut diatas masih ada lagi pendatang baru yang mau mengadu nasib. Bisa saja mereka mencalonkan diri bukan dari pemilih di Pulau Nias (Sumut dapil2) seperti Firman jaya daeli SH dari dapil Kepulauan Riau.

Yang mencalonkan melalui dapil Sumut 2 dengan wilayah Labuhan Batu, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Selatan, Padang Sidimpuan, Mandailing Natal, Toba Samosir, Samosir, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Sibolga, Nias, Nias Selatan dan Humbang Hasundutan.

1.PARTAI HATI NURANI RAKYAT

4 Drs. OLOZOTUHO HARITA, S.Sos, M.Si

4.PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL
4 OTNIEL LIZARO WAWURU, SE
10 AROZATULO GEA

=====
5.PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA
5 DERMAWATI HAREFA, SH
6 FIDELIS GIAWA

=====
6.PARTAI BARISAN NASIONAL
3 PDT. JULIANUS DOHA STh
=====
11.PARTAI KEDAULATAN
4 ASALI LASE, S.Pd, MM
=====
16.PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN
1 ESTHER GN. TELAUMBANUA
=====
22.PARTAI PELOPOR
2 DARIUS TELAUMBANUA, S.Si

======

22.PARTAI GOLKAR

11. Ir. ICHTIAR NDRURU
======
25.PARTAI DAMAI SEJAHTERA
3 ARISMAN ZAGOTO
5 TA’ILAE WAU
======
28.PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN
2 DR. YASSONA H. LAOLY, SH
5 KURNIA JAYA F. DAELI, SE
======
31.PARTAI DEMOKRAT
12 FONDRARADODO NDRURU, S.KOM

======

32.PARTAI KASIH DEMOKRASI INDONESIA

4 Pdt. OTORITEIT DACHI, Sth, Msi
======
38.PARTAI BURUH
2 AMOSI TELAUMBANUA

Caleg DPR RI semua partai lihat di http://www.bipnewsroom.info/file/DCS-PARPOL


Inilah nama caleg yang berkompetisi memperebutkan 5 kursi DPRD 1 Sumut di Daerah Pemilihan : Sumatera Utara VII (Nias, Nias Selatan)

1.PARTAI HATI NURANI RAKYAT

1.SUASANA DACHI-L-MEDAN

2.AMIZIDUHU MENDROFA-L-NIAS

3.RIANA HIA-P-NIAS

4-ELEZARO DUHA-L-NIAS SELATAN

5-EBENEZER HIA-L-NIAS SELATAN

2.PKPB

1.Drs. YAMANAROMA HAREFA -L-MEDAN

3.PARTAI PENGUSAHA DAN PEKERJA INDONESIA

1.MISLI LUBIS-L-MEDAN

2.ELPINA. S-P-DELISERDANG

4.PARTAI PEDULI RAKYAT NASIONAL

1.NITEMA GULO, IR. M. SI-L-MEDAN

2.MICHAEL ABDIELI DAELI, SE-L-NIAS SELATAN

3.GRACE ERIKA LASE-P-NIAS

4.JANSEN HERRIANTO TELAUMBANUA, ST-L-NIAS

5.KARNIUS ZALUKHU, ST-L-NIAS

6.YULIBA LAIA, S.Pd-L-NIAS SELATAN

5.PARTAI GERAKAN INDONESIA RAYA

1.YURANTINA HALAWA-P-MEDAN

2.FATIZARO HULU SE, MM-L-MEDAN

3.SORAKWARNA DUHA-P-MEDAN

4.DALIIRA GULO-L-MEDAN

6.PARTAI BARISAN NASIONAL

1.FANDEL MOLO-L-NIAS SELATAN

2.PANGARO NAZARA, SH-L-MEDAN

3.ROSILAME LAIA-P-NIAS SELATAN

7.PARTAI KEADILAN DAN PERSATUAN INDONESIA

1.IMMANUEL TELAUMBANUA -L-NIAS

2.KARIANI ZEBUA, S.Th-P-NIAS

3.BAZAMATI NDURU -L-NIAS

8.PARTAI KEADILAN SEJAHTERA

1.NILSYA FEBRIKA ZEBUA P MEDAN

2.SYABRIN SYAM TANJUNG L MEDAN

9.PARTAI AMANAT NASIONAL

1.RASYID SIREGAR-L-MEDAN

2.ELIMAN HAREFA, AMD-L-NIAS

3.YUSNUR TANJUNG-P-NIAS

4.ARLOLI LAOLI, BE-L-DELI SERDANG

10.PARTAI PERJUANGAN INDONESIA BARU

1. SOBAMBOWO BUULOLO, SH-L-NIAS SELATAN

2. Ir. FONAILI HAREFA- L-NIAS

3. RASOBUDI MENDROFA, STh- L-NIAS

4.MARLINDA SOLIWATI ZILIWA -P -NIAS

5.Pdt. DALIZATULO TELAUMBANUA, STh- L-NIAS

11.PARTAI KEDAULATAN

1.V.DALIHUKU GULO-L-NIAS

2.TIME LESTARI TELAUMBANUA.SP-P-NIAS

12.PARTAI PERSATUAN DAERAH

1.AYINUDIN HULU-L-NIAS

2.HASATULO GEA-L-MEDAN

13.PARTAI KEBANGKITAN BANGSA

1.AMRAN BANGUN POHAN-L-DELI SERDANG

14.PARTAI PEMUDA INDONESIA

1.TETY M. WARUWU, S.Pd-P-MEDAN

15.PARTAI NASIONAL INDONESIA MARHAENISME

1.SAROLI GIAWA, SE –L- MEDAN

2.IDA LESTARI BATE’E-P- NIAS

3.EDUAR ZEBUA -L -MEDAN

16.PARTAI DEMOKRASI PEMBARUAN

1.ARLINA ZEBUA-P -MEDAN

2.Ir. JOHANNES SIHAR SINAGA-L-MEDAN

3.SATRIA DHARMA PUTRA ZEBUA-L-MEDAN

17.PARTAI KARYA PERJUANGAN

1.IVOLALA NDRURU, SH -L-JAKARTA

2.Drs. AMA`ANO FAU, MSi-L-MEDAN

3.JUNITA SILA KARIANI ZEBUA -P-MEDAN

18.PARTAI MATAHARI BANGSA

1.DEDI SURYANTO-L-MEDAN

19.PARTAI PENEGAK DEMOKRASI INDONESIA

1.YUDIKASI WARUWU, SH L MEDAN

2.BESALNIA MENDROFA, BA P MEDAN

20.PARTAI DEMOKRASI KEBANGSAAN

1.IRWAN HARAPAN TELAUMBANUA L NIAS

21.PARTAI REPUBLIK NUSANTARA

1.EFRI ITOLO GARI-L-NIAS SELATAN

2.SITUASI BAWAULU-L -NIAS SELATAN

3.FRENIAWATI DUHA-P-NIAS SELATAN

22.PARTAI PELOPOR

1.RESTU KURNIAWAN SARUMAHA-L-MEDAN

2.Drs. TOLONI ZALUKHU-L-MEDAN

3.TANTI MAGDALENA WARUWU, SE-P-MEDAN

23.PARTAI GOLONGAN KARYA

1.SUDIRMAN HALAWA, SH-L-MEDAN

2.ZAMAN GOMO MENDROFA-L-MEDAN

3.KRISTIANI WARUWU-P-MEDAN

4.AROSOKHI WARUWU, SH, MH-L-MEDAN

5.ANTONIUS HARITA -L-NIAS SELATAN

24.PARTAI PERSATUAN PEMBANGUNAN

1.ABD. RAHIM GEA, MA-L-MEDAN

25.PARTAI DAMAI SEJAHTERA

1.Drs. PENYABAR NAKHE-L-MEDAN

2.FATIZARO HIA, SH-L-MEDAN

3.Pdt. NURDELIMA TELAUMBANUA, STh-P-DELI SERDANG

4.ARYANUS GIAWA-L-MEDAN

5.BASTIAN LIMBENGTIK-L-MEDAN

6.Pdt. JUWITA ETIKA MARGARET ZEGA, STh-P-

26.PARTAI NASIONAL BENTENG KERAKYATAN INDONESIA

1.ASLI DACHI-L-MEDAN

28.PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN

1.ANALISMAN ZALUKHU, S.Sos, MSP-L-MEDAN

2.YOELI LAIA, S.Th-L-NIAS SELATAN

3.YUNIDAR MENDROFA-P-MEDAN

4.Ir. WARTAWAN GIAWA-L-NIAS SELATAN

29.PARTAI BINTANG REFORMASI

1.HABIBI PUTRA WARUWU, SE-L-MEDAN

2.DINA HANDRIANA TANJUNG-P-DELI SERDANG

3.MESTIKA HANDAYANI WARUWU-P-MEDAN

30.PARTAI PATRIOT

1.KRISNATALIS SIAHAAN, S.Pd.-L-MEDAN

31.PARTAI DEMOKRAT

1.RAMLI-L-GUNUNGSITOLI, NIAS

2.Drs. JONIMAN HULU-L-GUNUNGSITOLI, NIAS

3.MERMIN HAREFA-P-GUNUNGSITOLI, NIAS

4.FATIZIDUHU HALAWA, SH.-L-MEDAN

5.BASSIR TANDJUNGS-L-MEDAN

32.PARTAI KASIH DEMOKRASI INDONESIA

1.Pdt. AROSOCHI GEYA, SmTh-L-NIAS

2.DENISMAN BUULOLO, ST-L-NIAS

3.YURIS MEI KRITIANI SARUMAHA-P-NIAS

4.Ir. ANALISMAN HAREFA-L-NIAS

33.PARTAI INDONESIA SEJAHTERA

1.ROMULO INDRA SIMAMORA-L-MEDAN

2.INDRAWATI, SE-P-DELI SERDANG

37.PARTAI SARIKAT INDONESIA

1.ANTONIUS HARITA-L-NIAS

2.MASYITHAH KASIM-P-NIAS

3.YUSMAN NDRURU-L-NIAS SELATAN

38.PARTAI BURUH

1.ARISTON MOHO-L-NIAS

2.YUSTINA SIHURA,SH-P-NIAS

Batu Atola Sa'ua Nias Selatan

Batu Atola Sa'ua Nias Selatan
Bergesernya batu'atola di daerah Nias Selatan dekat sungai Sa'ua