Sabtu, 23 Agustus 2014

Sejarah Singkat Kekristenan di Timur Tengah

Peta populasi orang Kristen di Timur Tengah. (Sumber: bbc.co.uk)
SATUHARAPAN.COM – Pengusiran orang Kristen di Mosul, Irak oleh Khalifah Islam Irak-Suriah serta peran aktif Gereja Saint Porphyrius di Gaza dalam menolong pengungsi Muslim Palestina mungkin membuat kita penasaran asal mula munculnya orang Kristen ada di kawasan Asia Barat Daya (atau lazim disebut sebagai Timur Tengah).
Sebenarnya sebagian besar lokasi kisah-kisah dalam Injil ada di Timur Tengah. Yesus lahir di Betlehem—kini ada di kawasan Negara Palestina. Dibesarkan di Nazaret—kini ada di Israel dan mati di Yerusalem—kini disebut Yerusalem Timur. Menurut Kitab Matius, Yesus kanak-kanak sempat mengungsi ke Mesir, Afrika. Ada petilasan di Kairo yang didedikasikan kepada keluarga Kudus ini.
Setelah Yesus naik ke surga, murid-murid-Nya menyebar ke penjuru dunia. Kisah Para Rasul mencatat kejadian yang menarik. Pada Pasal 2:7-11 tertulis, “Mereka semua tercengang-cengang dan heran, lalu berkata, ‘Bukankah mereka semua yang berkata-kata itu orang Galilea? Bagaimana mungkin kita masing-masing mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita sendiri, yaitu bahasa tempat kita dilahirkan; kita orang Partia, Media, Elam, penduduk Mesopotamia, Yudea dan Kapadokia, Pontus dan Asia, Frigia dan Pamfilia, Mesir dan daerah-daerah Libya yang berdekatan dengan Kirene, pendatang-pendatang dari Roma, baik orang Yahudi maupun penganut agama Yahudi, orang Kreta dan orang Arab, kita mendengar mereka berbicara dalam bahasa kita sendiri tentang perbuatan-perbuatan besar yang dilakukan Allah.’”
Setidaknya ada 15 bangsa dan negara disebutkan dalam lima ayat tersebut. Partia, Media, Mesir, dan Libya adalah daerah-daerah yang membentang dari Timur Tengah hingga Afrika bagian utara. Secara spesifik disebut juga etnis Arab dalam cerita tentang pencurahan Roh Kudus pada perayaan Pentakosta tersebut.
Jika Paulus menyebarkan Injil Kristus mengarah ke Barat, ke pusat pemerintahan Romawi—kota Roma—dan akhirnya menyebar ke seluruh Eropa. Rasul-rasul dicatat menyebarkan kekristenan ke Timur. Matius dikenal sebagai penyebar kekristenan di Suriah dan Persia (Partia—kini Iran), Thomas dikenal menyebarkan Injil sampai ke India. Rasul Filipus sangat dihormati di kalangan Kristen di Gaza dan Ethiopia.
Setelah penganiayaan para pengikut Kristus meningkat seiring dengan kematian Yesus Kristus—juga kebangkitan dan kenaikan-Nya ke surga—pusat kekristenan bergeser ke Antiokhia. Sebuah kota metropolitan di kekaisaran Roma. Kini Antiokhia dikenal sebagai Antakya yang terletak di perbatasan Turki dan Suriah.
Banyak di antara gereja-gereja di Timur mengaku sebagai anak gereja dari Gereja Antiokhia ini. Misalnya Gereja Ortodoks Siria (kini dianut banyak orang Kristen Suriah, Irak, dan Iran), Gereja Khaldean (banyak dianut penduduk Mosul Irak), Gereja Ortodoks Yunani (mayoritas penganut ada di Turki, Palestina, Yordania), Gereja Koptik di Mesir dan Ethiopia, dan Gereja Armenia (banyak dianut di Iran dan Armenia).
Pada abad keenam, lahirlah agama Islam di jazirah Arab dan dianut oleh suku-suku di daerah itu. Agama baru ini membawa kesatuan warga di wilayah yang selama ini dirundung pertikaian. Seiring dengan perluasan kekhalifahan kondisi ini memengaruhi gereja-gereja-gereja di kawasan Timur Tengah walaupun tidak ada pemaksaan untuk menganut kepercayaan baru. Sebab, Islam menghormati Yesus sebagai salah satu nabi Allah.
Namun, keadaan menjadi berat bagi kekristenan Timur Tengah terutama oleh perkembangan teologi Kristen dan timbul berbagai mazhab yang diperparah dengan persaingan antara gereja Timur dan Barat. Pada 1054, gereja yang berpusat di Roma dan yang berpusat di Konstantinopel (kini Istanbul—Turki) memutuskan untuk berpisah. Selain karena dogma yang berbeda juga karena persaingan kekuasaan antara Uskup Roma (Paus) dan Uskup Konstantinopel. Namun, pada 2025 akan diselenggarakan Konsili Nicea untuk menyatukan Gereja Katolik dan Gereja Ortodoks Yunani.
Tidak lama setelah pemisahan tersebut, terjadi Perang Salib—perang perebutan wilayah antara kerajaan-kerajaan di Eropa melawan Khalifah Islam. Perang-perang tersebut benar-benar menyengsarakan orang-orang Kristen di Timur Tengah.
Bagi orang Kristen Timur Tengah, Perang Salib tidak membawa keuntungan apa pun. Di mata prajurit Barat orang Kristen Timur Tengah adalah mereka yang menyimpang dari ajaran yang benar terutama karena mereka tidak menerima otoritas Paus.
Terjadi pembunuhan besar-besaran baik atas orang-orang Islam maupun atas orang-orang Kristen Timur Tengah, antara lain di Antiokhia (1098), Yerusalem (1099), Kaisarea (1101), Beirut (1110), Edessa (1146), Yerusalem (1244), Antiokhia (1268), Tripoli (1289), Akko (1291), dan Aleksandria (1365).
Akibat lainnya adalah hubungan antara orang Kristen Timur Tengah dengan penguasa Islam setempat. Sebab, mereka dicurigai sebagai orang yang dahulu pernah mendukung musuh—pasukan Salib karena dianggap seagama—kondisi ini yang masih terus terjadi hingga masa modern ini.
Dua Perang Dunia Makin Menyengsarakan
Berakhirnya Perang Dunia Pertama yang ditandai dengan runtuhnya Kekhalifahan Ustmaniyah (Kekaisaran Ottoman Turki) membawa korban di antara orang Kristen Timur Tengah.
Ustmaniyah menanggapi kekalahannya melawan Rusia di Armenia dan Kaukasus, dengan menyerang minoritas Armenia yang mayoritas menganut agama Kristen. "Ada dua alternatif: Armenia akan melibas Turki, atau Turki akan melibas mereka," tulis pejabat Ustmaniyah Mehmed Resid dalam memoarnya.
"Dihadapkan dengan kebutuhan untuk memilih, saya tidak lama ragu-ragu. Sebelum mereka melakukan dulu kepada kami, kami akan menyingkirkan mereka."
Sebanyak dua ribu pemimpin Armenia ditangkap dan dibantai di Istanbul pada 24 April 1915. Peristiwa ini digambarkan sebagai genosida pertama abad ke-20. Meskipun negara Turki saat ini membantah istilah itu.
Dalam kurang dari satu tahun, ratusan ribu dipaksa mengungsi, harta benda mereka disita, dan banyak dari mereka tewas.
Armenia didukung banyak sejarawan dan sejumlah parlemen asing menyebutkan hingga 1,5 juta orang Armenia dibunuh secara sistematis di hari-hari terakhir Kesultanan Ottoman. Bersamaan dengan itu juga terjadi genosida terhadap orang-orang Yunani dan Asyiria—mereka juga menganut Kristen—di wilayah Ustmaniyah. Wilayah Kekaisaran Ottoman menjadi koloni pemenang perang: Inggris dan Prancis.
Mendekati dan setelah Perang Dunia II usai, negara-negara koloni Inggris dan Prancis memberontak dan menetapkan kemerdekaanya. Mesir, Lebanon, Yordania, Irak, dan Siprus. Kemerdekaan bangsa-bangsa tersebut seiring dengan meningkatnya kesadaran nasionalisme Arab.
Kristen Timur Tengah Kini
Seiring meningkatnya ekstremisme penganut Islam di daerah itu dan campur tangan terlalu dalam pihak Barat—yang banyak didasari kepentingan ekonomi—penganiayaan terhadap komunitas Kristen di Timur Tengah makin berat. Ada yang mengatakan bahwa penganiayaan ini belum pernah terjadi bahkan saat masa kekhalifahan Ustmaniyah.
Sumber:
  • F.D. Wellem. Hidupku Bagi Kristus. Jakarta. BPK Gunung Mulia
  • Van den End. Sejarah Perjumpaan Gereja dan Islam. Jakarta. BPK Gunung Mulia
  • Anton Wessels. Arab dan Kristen. Jakarta. BPK Gunung Mulia
  • Anne Ruck. Sejarah Gereja Asia. Jakarta. BPK Gunung Mulia
  • Brink H.V.D. 1967. Tafsir Alkitab Kisah Para Rasul. Jakarta. BPK Gunung Mulia

Konflik Gaza, Mengapa Ada Orang Kristen Dukung Israel?

• Zionisme awalnya sekadar kultural, tetapi berganti jadi zionisme politik hingga berdiri Israel. Tapi tidak semua Yahudi mendukung zionisme.
• Negara Israel berdiri dipaksakan, didukung teologi fundamentalis dan zionisme Kristen AS.
• Teologi zionisme Kristen masuk ke Indonesia melalui gereja-gereja Injili, Pentakostal, Karismatik dan merasuk ke warga gereja mainstream.
• Tanah Perjanjian orang Kristen adalah tempat mereka berpijak, bukan di Israel.
• Orang Kristen Indonesia harus mengecam penindasan yang dilakukan Israel.
Konflik Gaza, Mengapa Ada Orang Kristen Dukung Israel?
Yonky Karman, penulis Buku Tafsir Kitab Perjanjian Lama, Ruth, terbitan BPK Gunung Mulia. (Foto: Bayu Probo)
Mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jawa Timur membawa poster saat aksi di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (11/7) malam. Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kecaman terhadap serangan Israel ke Palestina. (Foto: Antara)

SATUHARAPAN.COM – Konflik antara pasukan Israel dan kelompok Hamas sudah berlangsung hampir dua bulan, tetapi tidak menunjukkan tanda berhenti. Ini berpengaruh di Indonesia karena negara ini mendukung perjuangan Palestina. Tetapi, ada fenomena, beberapa orang Kristen Indonesia cenderung ragu-ragu mendukung perjuangan rakyat Palestina. Apa sebab?
Untuk itu, satuharapan.com mewawancarai pakar teologi Perjanjian Lama, Yonky Karman. Ditemui di sebuah kafe di wilayah Jakarta Selatan, akhir bulan lalu, dosen STT Jakarta ini menjelaskan panjang lebar sejak munculnya zionisme hingga merasuknya zionisme di warga gereja.
Satuharapan.com: Bagaimana munculnya zionisme?
Yonky Karman: Pandangan tentang Sion (yang menjadi Zionisme) memang berlatar belakang di Perjanjian Lama dan dalam tradisi Yahudi. Orang Yahudi selalu merasa akar tradisi mereka ada di Sion—atau Yerusalem. Sebab, sejak awal mereka dilarang masuk ke Yerusalem sejak Romawi dipimpin  Kaisar Kristen.
Kristen makin bertumbuh di kekaisaran Romawi dan suatu saat Kaisar Kristen dan gereja bersekutu dengan negara. Dan, gereja mengklaim sebagai Israel baru, suatu istilah yang tidak muncul di Alkitab. Dan menganggap Israel lama yang duniawi dan daging dan bukan lagi umat. Jadi, gereja menganggap Israel baru adalah orang Kristen.
Orang Yahudi jadi terpencar-pencar. Pada masa itu, kekristenan sangat kuat. Sampai-sampai orang Kristen dilarang berbincang dan makan bersama dengan Yahudi. Bergaul dengan orang Yahudi saja sudah sesat. Selama belasan abad, orang Yahudi terpencar-pencar, di Eropa, Afrika, Jazirah Arab dan belakangan di Amerika Serikat.
Mereka semua yang terpencar punya pikiran bahwa Sion—atau Yerusalem—sebagai tanah leluhur. Sampai-sampai kalau bisa mereka ingin mati dan dikubur di Sion. Jadi sampai-sampai ada orang Yahudi yang memberi pesan kepada orang yang sempat ke Yerusalem untuk mengambil tanah di Yerusalem. Supaya saat mereka mati—misal di Rumania—tanah pekuburan mereka dicampur dengan tanah Yerusalem. Namun, cuma sebatas itu. Mereka tidak berpikir untuk mendirikan negara Israel.
Namun penganiayaan kepada kaum Yahudi meningkat. Sehingga pada abad ke-12, keberadaan Yahudi di negara-negara Kristen Eropa menjadi bulan-bulanan penguasa. Mirip orang Tionghoa zaman Soeharto yang juga selalu menjadi target kebencian disebar oleh penguasa. Di Spanyol dan di Portugal dikeluarkan peraturan kepada orang Yahudi harus jadi Kristen. Jadi, ada orang Yahudi yang jadi Kristen, tetapi diam-diam memelihara tradisi mereka. Dan ada juga yang memilih keluar dari negara Spanyol dan Portugal ke bagian Timur Eropa. Terjadi gelombang eksodus.
Satuharapan.com: Ada pengaruh konsep agama?
Yonky Karman: Gereja Katolik punya doa-doa yang dibakukan (Misalnya dalam Improperia dan Oremus et pro Iudaeis, Red) yang di dalamnya tertulis “terkutuklah orang Yahudi yang telah membunuh Tuhan kita”. Doa-doa ini dicabut pada abad ke-20 setelah Perang Dunia II, setelah terjadi holocaust. Jadi, perintah pengusiran dan pemaksaan orang Yahudi menjadi Kristen ini bisa jadi didasari oleh proposal bahwa Yahudi harus bertanggung jawab pada penyaliban Yesus.
Puncak penganiayaan terhadap orang Yahudi adalah pada Nazi, Hitler. Kalau pada kasus Hitler, akarnya adalah kecemburuan sosial. Orang-orang Yahudi selain eksklusif, mereka berhasil dalam bisnis. Mereka menguasai bank-bank. Yang paling mencolok adalah Hitler kecil waktu di negaranya banyak orang yang antre roti—karena mengalami kekalahan perang dunia I dan terimbas resesi dunia. Tidak ada orang Yahudi yang antre roti. Semua orang Yahudi makmur. Ia mengkambinghitamkan keruntuhan ekonomi Jerman pada orang-orang Yahudi. Dalam kampanye politiknya, Hitler membangkitkan semangat orang Jerman, tetapi sekaligus menjadikan orang Yahudi sebagai kambing hitam. Jadi, semua rangkaian kebencian pada Yahudi puncaknya pada Hitler.
Satuharapan.com: Lalu?
Yonky Karman: Awalnya zionisme lebih bersifat kangen-kangenan dengan leluhur, sifatnya lebih kultural. Zionisme sebagai gerakan baru muncul pada akhir abad ke-19. Pendirinya dari Austria, seorang wartawan, Theodore Herzl. Dia yang menggagas perlunya negara Israel, tetapi gagasan itu tidak bersambut. Orang Yahudi tidak melihat itu perlu. Sehingga zionisme waktu itu yang berkembang adalah zionisme kultural . Zionisme kultural didukung oleh filsuf Martin Buber. Zionisme kultural ke cita-cita humanisme Ibrani.
Mereka percaya agama Yahudi humanistik. Dan mereka ingin menyebarkan itu ke seluruh dunia. Itu sebabnya Martin Buber mendukung ini hingga ia pindah ke Yerusalem dan mati di sana. Zionisme kultural dan politik berjalan bersama.
Setelah Perang Dunia II, orang Yahudi berpikir, “Percuma menjadi warga negara Belanda, Jerman, Prancis, Austria. Kita malah dianiaya di negara tempat kita tinggal. Kita harus punya negara yang membela kita.” Dari situ zionisme politik tumbuh mulai sejak 1948. Akhirnya yang dipilih adalah Palestina, yang waktu itu mayoritas penghuninya adalah Arab Palestina, 90%. Komunitas kedua adalah Yahudi Palestina dan terakhir adalah komunitas Kristen Palestina.
Jadi, datanglah orang-orang Yahudi dari Eropa ke Palestina. Dengan senjata. Dengan cara menduduki satu desa dengan dibumihanguskan, membunuh, dan mengusir penduduknya (Misalnya di Deir Yassin—9 April 1948 dan Lydda—11 Juli 1948, Red). Sebagian dibiarkan lari ke desa lain dan penduduk desa lain ketakutan dan kabur. Lalu, desa kosong itu diduduki. Datanglah imigran-imigran itu.
Martin Buber kecewa dengan kondisi ini. Begitu zionisme menjadi politis dan dengan kekerasan. Itu bertentangan dengan cita-cita kemanusiaan Martin Buber. Keluar dari gerakan zionis sebagai bentuk protes Martin. Negara Israel yang pertama-tama didirikan di atas konstitusi sekuler. Israel zaman Daud dan Salomo adalah negara teokratis—negara agama. Konstitusinya adalah Taurat. Israel modern adalah negara sekuler dengan prinsip demokrasi. Tentu saja bekas-bekas Israel teokratis masih ada, misalnya penghormatan terhadap Hari Sabat. Namun, cara hidup masyarakat Israel mirip orang Eropa, sekuler.
Satuharapan.com: Mengapa Muncul Zionisme Kristen?
Berdirinya negara Israel dipaksakan. Itu berdiri karena didukung oleh Amerika Serikat dan didukung Eropa yang merasa bersalah dengan kejadian Hitler. Kompensasi Eropa adalah dengan mendukung berdirinya Israel . Rusia juga mendukung karena banyak warga Yahudi tinggal di Rusia.
Warga Yahudi yang melakukan emigrasi ke Palestina adalah Yahudi miskin. Yahudi dari Amerika paling-paling hanya berkunjung. Tinggal di kibbutz-kibbutz merasakan hidup di Palestina. Setelah itu orang Amerika balik lagi dan bercerita bahwa mereka sudah merasa menjadi Yahudi sejati. Orang Amerika jarang yang mau tinggal. Yang emigrasi dari Eropa Timur. Mereka dibiayai termasuk rumah-rumah mereka.
Untuk itu mereka membutuhkan bantuan dari seluruh komunitas Yahudi. Apa yang bisa menyatukannya? Konsep zionisme. Itu yang menyatukan seluruh Yahudi untuk mendukung.
Bagaimana secara politik tidak terganggu oleh negara besar? Atau malah didukung. Mereka tahu Kristen fundamentalis AS sangat pro dengan berdirinya Israel. Dengan alasan penggenapan Perjanjian Lama, Yesus akan datang ke Yerusalem.
Pemikiran Kristen fundamentalis Kristen jauh ada sebelum zionisme politik ada. Fundamentalisme Kristen baru kelihatan jelas setelah teologi modern ini berkembang. Fundamentalis Kristen membaca Alkitab lebih harfiah. Misalnya yang mengutuk Israel akan dikutuk. Padahal itu konteksnya di Perjanjian Lama, Bileam (Bil. 22). Jadi, apa hubungannya dengan yang sekarang?
Bahkan Presiden kedua AS, John Adams pun mendukung orang Yahudi kembali ke Palestina. “Saya sangat berharap orang Yahudi di Yudea lagi dan mempunyai negara merdeka,” ucapnya  pada 1818.
Dari dulu sudah ada kaum fundamentalis. Ketika muncul Israel, cara membaca Alkitab secara harfiah ini menjadi isu politik internasional. Cara pandang fundamentalis ini tentang Yahudi belum muncul pada zaman Martin Luther. Sebab, pada masa tua Martin Luther mengungkapkan bahwa orang Yahudi layak dijadikan sebagai pekerja paksa. Padahal, pada masa muda Luther menyarankan agar orang Kristen bersikap baik kepada kaum Yahudi dan berharap mereka melihat teladan Kristus dalam diri orang Kristen tersebut. Namun, saat tua Luther bersikap keras kepada anabaptis, Katolik, dan Yahudi yang keras.
Kalau orang Kristen ekumenis memandang Alkitab bukan firman Allah, melainkan tulisan sakral dari orang yang percaya kepada Allah. Harus dipandang seperti teks-teks kuno. Yang penting diambil intisarinya. Kalau fundamentalisme Kristen menganggap Alkitab sebagai firman Allah, titik.
Pandangan terhadap Yesus juga sebagai orang yang berdosa harus mempercayai Yesus sebagai satu-satunya jalan keselamatan. Kalau orang Kristen ekumenis memandang Yesus sebagai teladan. Namun itu masih di lingkungan gereja.
Ketika gerakan fundamentalis dikaitkan ke isu Israel. Orang Kristen ekumenis akan cenderung mengecam tindakan Israel. Berdasarkan kemanusiaan. Namun, yang Kristen fundamentalis, misalnya Billy Graham, George Bush, dan banyak anggota Partai Republik yang dipengaruhi pandangan bahwa Israel adalah umat Allah, maka apakah caranya dengan kekerasan atau melanggar HAM, itu tidak penting. Ini adalah penggenapan. Ini rencana Tuhan.
Maka, orang Yahudi tahu bahwa di AS ada perbedaan pandangan di antara Partai Demokrat dan Partai Republik. Demokrat sangat berkepentingan dengan penegakan HAM. Republik, isu-isu agama. Karena tahu AS disetir dua kekuatan itu, kaum zionis mendirikan lembaga lobi Kongres (DPR AS) dengan kekuatan ribuan staf. Ini organisasi lobi, tetapi pegawainya begitu banyak. Mereka melobi supaya jangan sampai kebijakan AS tidak merugikan Israel. Efeknya, bantuan AS ke luar negeri, Israel mendapat yang paling besar. Padahal, kini kekuatan Israel adalah keempat terbesar di dunia. Nuklir Israel tidak pernah dipersoalkan oleh AS.
Namun, tidak semua orang Yahudi mendukung zionisme. Ada wartawan New York Times, Thomas L. Friedman—penulis The World Is Flat: A Brief History of the Twenty-First Century— ia adalah wartawan yang ditugaskan di Yerusalem. Dalam bukunya From Beirut to Jerusalem, ia menulis tentang organisasi Palestina, Yasser Arafat. Friedman dalam tulisannya pernah mengkritik kuatnya organisasi lobi ini di Kongres AS. Organisasi lobi ini melobi kubu Republik.
Satuharapan.com: Bagaimana zionisme Kristen masuk Indonesia?
Yonky Karman: Di situlah masuk aliran kaum Injili masuk ke Indonesia. Kebanyakan pro-Israel karena panutannya Billy Graham—seorang tokoh yang sangat dihormati di kalangan gereja Injili/evangelical. Gereja-gereja mainstream Indonesia yang bersifat ekumenis—misalnya GKJ, GKI, HKBP, GPIB memang tidak termasuk Injili. Hanya sayang, di gereja  pendetanya lulusan sekolah teologi mainstream—STT Jakarta, Universitas Kristen Duta Wacana misalnya—tidak mungkin mereka memiliki pandangan literer terhadap Alkitab, jemaatnya punya pandangan lain. Saya mendapati di antara warga gereja mainstream Indonesia secara teologis pandangan tentang Israel sama dengan pandangan kaum Injili.
Pandangan ini dipanas-panasi beberapa agen perjalanan dengan tujuan Israel dengan pandangan bahwa orang Islam punya ‘tanah suci’, mana orang Kristen? Bahkan ada yang membeli tanah di Yerusalem sehingga saat Yesus datang untuk kedua kali, ia adalah orang pertama yang dibangkitkan dari orang mati dan bertemu Yesus.
Kalau kita lihat di Perjanjian Baru, tidak ada ucapan Yesus yang menghidup-hidupkan bangkitnya negara Israel. Setelah kerajaan Yehuda tamat sekitar 587/586 sM dan penduduknya dibuang ke Babel. Babel lalu dikalahkan Persia—dipimpin Raja Koresh, 70 tahun kemudian Lalu, Raja Koresh memberi izin untuk orang Yahudi kembali ke Yerusalem. Lalu, Nehemia dan Ezra pulang dan membangun Yerusalem.
Yang disebut Yehuda adalah provinsi kecil yang meliputi Yerusalem plus kampung-kampung di sekitarnya. Setelah itu tidak pernah lagi Yehuda seluas seperti pada masa Daud dan Salomo. Selama zaman Persia, dijadikan salah satu provinsi. Saat Persia dikalahkan Yunani, provinsi ini menjadi di bawah Yunani. Tentang perjuangan keluarga Makabe, sebenarnya bukan perjuangan kemerdekaan, melainkan lebih pada perjuangan untuk mendapatkan hak menjalankan ibadah Yahudi tanpa campur tangan pihak lain.
Kalau ada sedikit sempalan Yahudi yang ingin merdeka, seperti Kaum Zelot, itu kecil. Jadi, saat pemerintahan Romawi, orang-orang Yahudi di Yerusalem cukup puas karena mendapat hak pemerintahan semi otonom. Selain hukum Romawi, provinsi Yehuda diizinkan menjalankan hukum berdasarkan agama Yahudi.
Jadi, pada saat Yesus diadili, di hadapan hukum Romawi, Yesus tidak didapati satu kesalahan pun. Namun, ia dinyatakan bersalah oleh hukum agama. Karena di Yerusalem berlaku dua hukum ini. Saat hukum agama dijatuhkan, Pontius Pilatus tidak dapat berbuat apa-apa. Dari akar Yehuda—atau provinsi Yudea pada zaman Yesus—zionis berkembang.
Jadi, yang menjadi masalah adalah pemerintah zionis ini pandai memainkan isu agama. Sebab, saat isu agama dimainkan maka mereka akan mendapat dukungan dari orang Kristen. Juga, mendapat devisa. Oleh karena itu isu ini sangat dipelihara.
Satuharapan.com: Apa pandangan Alkitab?
Yonky Karman: Dalam Perjanjian Baru, Yesus tidak berurusan lagi dengan kebangkitan negara Israel. Paulus juga tidak. Dalam ajaran mereka, Tanah Perjanjian adalah tempat orang Kristen berpijak. Misalnya, di Efesus (baca Efesus 3)—orang-orang Kristen di Efesus menjadi ahli waris Kerajaan Allah di mana pun mereka tinggal.
Seharusnya gereja mengembangkan konsep itu. Tanah itu bukan lagi Tanah Perjanjian yang bersifat duniawi, melainkan menjadi ciptaan baru (baca Rm. 8:17-25) yang berarti di mana pun orang Kristen berpijak, itulah tanah Perjanjiannya. Dikuatkan dengan Yeremia 29:7, “Usahakanlah kesejahteraan kota ke mana kamu Aku buang, dan berdoalah untuk kota itu kepada TUHAN, sebab kesejahteraannya adalah kesejahteraanmu.”
Satuharapan.com: Zionisme Kristen Tidak Alkitabiah?
Yonky Karman: Jika kita bilang zionisme Kristen tidak alkitabiah, tidak bisa juga. Karena Alkitab bisa dibaca harfiah atau dibaca secara kritis. Karena cara membacanya berbeda. Kita tidak bisa menyalahkankan teologi zionis Kristen, sebab ini masalah keyakinan. Keyakinan ini menjadi salah dan benar jika sudah masuk ruang publik. Pernah ada beberapa orang Kristen Indonesia hendak merayakan hari kemerdekaan Israel, ini sangat tidak bijaksana. Orang Kristen yang kritis seharusnya juga berbicara.
Umat Kristen Indonesia jika sungguh-sungguh menghormati  keindonesiaannya, bahwa dia orang Indonesia pertama-tema, dalam berkonstitusi, kita tidak menghendaki penjajahan. Dalam kasus ini jelas Israel menjajah Palestina. Tidak perlu kita menjadi Kristen atau Islam, cukup menjadi manusia untuk memahami di tanah Palestina yang terjadi adalah penindasan.
Kondisi ini bukan lagi tidak lagi gigi ganti gigi—seperti ajaran Taurat, tetapi ini situasi ini adalah gigi ganti nyawa. Jelas-jelas orang Yahudi melanggar Taurat.

Sabtu, 14 Juni 2014

Pesan Pastoral PGI untuk Pemilu Presiden 2014

 “akar segala kejahatan ialah cinta uang” (1 Timotius 6:10)

“Jangan lagi terlibat dalam politik uang! Politik uang merupakan pembodohan rakyat dan merusak substansi demokrasi kita,” demikian ditegaskan dalam pesan pastoral Pilpres 2014.


Menjelang pemilihan presiden (pilpres) yang akan berlangsung pada Rabu, 9 Juli 2014, adalah menjadi waktu yang penting karena bangsa Indonesia akan memilih nakhoda bangsa ini untuk lima tahun ke depan. PGI melalui pesan pastoralnya mendorong umat Kristen untuk menggunakan hak pilih sebagai bentuk tanggung jawab iman percayanya. “Dengan memilih, Anda bisa menentukan orang yang tepat untuk menjadi Presiden dan Wakil Presiden,” demikian pengantar Pesan Pastoral PGI untuk Pilpres 2014, Rabu (11/6).

Politik Uang Adalah Dosa!
PGI menegaskan bahwa Pemilu tidak semata-mata soal hasil, namun hasil yang juga ditempuh melalui proses yang baik, bukan dengan cara-cara yang menjerumuskan pemilih pada cara-cara yang pragmatis dan transaksional.
Politik transaksional telah ditunjukkan dalam Pemilu Legislatif 9 April lalu, politik uang merajalela dimana-mana, yang tidak sedikit menyeret warga gereja dan gereja ikut terlibat di dalamnya. PGI mengingatkan perlunya memaknai kembali substansi partisipasi gereja dalam kerangka memperkuat integritas proses dan kualitas hasil Pemilihan Umum.
“Jangan lagi terlibat dalam politik uang! Politik uang merupakan pembodohan rakyat dan merusak substansi demokrasi kita,” demikian ditegaskan dalam pesan pastoral Pilpres 2014. Dengan mengingatkan satu ayat, “akar segala kejahatan ialah cinta uang” (1 Timotius 6:10), pesan pastoral kali ini menegaskan praktek-praktek politik uang adalah dosa.

Kriteria Pemimpin Baik
Pesan Pastoral PGI, juga memberikan rujukan ukuran pemimpin yang baik adalah pemimpin yang menjalankan mandat ilahi. Karena itu, PGI meyakini proses memilih pemimpin bangsa tidaklah terlepas dari mandat dan campur tangan Allah. Jadi, ketika memilih seorang presiden, umat disadarkan sedang menjalankan mandat ilahi untuk melahirkan pemimpin yang baik dan bertanggung jawab.
PGI berpesan tentang pemimpin yang baik dan yang layak dipilih haruslah “orang-orang yang cakap dan takut akan Allah, orang-orang yang dapat dipercaya, dan yang benci kepada pengejaran suap.”

Pedoman Memilih
PGI menyerukan beberapa hal berikut sebagai pedoman bagi warga gereja untuk memilih, pada Pilpres, 9 Juli 2014, antara lain:

1. Pelajarilah dan cermatilah visi dan misi pasangan calon sebelum Anda menentukan pilihan. Visi dan misi capreslah yang akan menjadi kerangka kerja pasangan calon jika terpilih. Berikan penilaian dan kritisi apakah visi dan misi itu dapat dilakukan atau hanya sekedar “mimpi” untuk mempengaruhi suara hati. Bandingkan juga visi dan misi tersebut dengan “ideologi” masing-masing partai pendukungnya, agar bisa mengukur derajat kesungguhan bangunan koalisi partai pengusung dan tidak terjebak memilih “kucing dalam karung”.

2. Pemimpin yang baik biasanya lahir melalui sebuah proses yang baik dan alamiah. Proses ini diyakini membentuk karakter dan akan mempengaruhi kinerja kepemimpinan. Proses yang baik akan menentukan orientasi kepemimpinan, apakah berorientasi “kekuasaan” atau “kepentingan rakyat.” Pelajari rekam jejak para calon, apakah mereka memang selama ini berjuang demi rakyat dan sungguh-sungguh menghargai harkat dan martabat manusia.

3. Pasangan calon dipilih dalam satu paket mesti saling melengkapi sebagai calon presiden dan calon wakil presiden. Nilailah dan cermatilah, apakah pasangan itu memang betul-betul pasangan yang harmonis dan bisa saling melengkapi dalam tugas dan pekerjaannya atau tidak!

4. Pasangan calon diusung oleh gabungan partai politik dan jangan hanya dilihat sebagai sebuah syarat keikutsertaan dalam pilpres semata. Peran partai pendukung akan mempengaruhi proses kepemimpinan ke depan. Maka cermatilah “ideologi” partai-partai pengusung, rekam jejak mereka di masa lalu, kelompok organisasi sayap pendukung apa yang ada di dalamnya, siapa saja tokoh utama yang berpengaruh terhadap partai tersebut, apakah partai-partai itu bersih dan tidak terlibat korupsi.  Perhatikan juga apakah bangunan koalisi partai itu bersifat transaksional atau memang sungguh-sungguh untuk kepentingan kesejahteraan rakyat.

5. Waspadai kampanye jahat (bad campaign) yang hanya bertujuan menjelek-jelekkan calon tertentu dan memuji calon yang lain. Jangan memilih berdasarkan Suku Agama dan Ras (SARA). Jangan terpengaruh dan terprovokasi serta ikut serta melakukannya. Model kampanye yang menyinggung isu SARA sudah pasti mencederai demokrasi dalam pemilu dan merusak bangunan kebangsaan kita. Pemilu harus menjadi ajang mencari pemimpin yang mampu menjaga tegaknya NKRI berdasarkan Pancasila dan UUD 45.

6. Warga gereja dianjurkan terlibat aktif dalam pengawasan pemilu, untuk memastikan proses dan hasil pemilu baik dan berintegritas dengan cara melaporkan pelanggaran kepada pihak yang berwajib, termasuk para pelaku kampanye jahat. Proses pemilu ini dapat berlangsung secara damai, tertib dan aman.

7. Gereja sebagai institusi tidak dalam posisi mendukung atau menolak salah satu pasangan calon. Gereja tidak berpolitik praktis. Gereja adalah bagian dari politik moral, bukan politik dukung-mendukung. Gereja jangan menjadi arena kampanye pemenangan salah satu pasangan calon, agar tidak terjadi konflik di antara jemaat dan memicu hal-hal jahat lainnya. Gereja harus tetap suci, dan tidak boleh dikotori oleh kepentingan-kepentingan politik tertentu! (pgi.or.id)

Minggu, 20 Oktober 2013

Mustika Kelapa Nias Tanoniha



MISTERI MUSTIKA KELAPA

Koleksiku Mustika Kelapa dari pulau Nias terlihat sangat menawan terselip di jari manisku (tampak pada gambar sebelah kiri)

Batu mustika kelapa yang mirip dengan kentos kelapa berukuran mini banyak dibahas di Google dengan topik Mustika Kelapa . Topik ini sangat menarik untuk diangkat mengingat akhir-akhir ini banyak orang berkeliaran  menawarkan batu  mustika kelapa tersebut. Embel-embel ceritanya sangat beragam, ada yang konon didapat berkat petunjuk dalam mimpi, ada yang warisan dari kakek atau ayahnya kakek, ada yang  dapat beli dari seorang tua yang kebetulan berpapasan di jalan, dan bahkan ada yang langsung nyomot sendiri dari dalam kelapa yang dibelah. Kalau kita simak artikel-artikel di Google, harga yang dipatok untuk sebutir mustika kelapa berkisar dari  mulai Rp 2 juta , Rp 5 juta , Rp 20 juta , Rp 32 juta , dan bahkan sampai Rp 350 juta ( opo ora huebaat - - - ya ! ). Khasiatnya konon untuk membuat makanan tidak basi/ busuk sehingga sangat dianjurkan untuk dimiliki oleh para pebisnis catering.
Sehubungan dengan batu mustika kelapa tersebut, beberapa hari yang lalu, secara berturut-turut, mang Okim kedatangan dua grup tamu . Grup pertama minta dibuatkan sertifikat , dan grup kedua memperkenalkannya  ke mang Okim. Untuk grup pertama, alhamdulilah tidak ada masalah, tetapi untuk grup kedua, mang Okim dibikin terheran-heran karena mereka membawa sebutir kelapa betulan yang telah dibelah. Kelapa tersebut yang tampaknya baru dikeluarkan dari kulkas, mengandung sebutir mustika kelapa  yang tertanam di bagian matanya ( gambar 1 ). Tamu mang Okim membawa juga 2 butir mustika kelapa dan 2 butir mustika buah pala.  Dengan alasan untuk ditunjukkan kepada para peminat, maka mang Okim  mendapatkan izin untuk memotretnya.















Mustika kelapa asli ataukah rekayasa ?
Tadinya mang Okim mengira bahwa batu mustika kelapa yang warnanya putih seperti susu itu ( gambar 2 ) adalah milky quartz ( SiO2 ) yang kekerasannya 7 skala Mohs dan berat jenisnya sekitar 2,65. Tetapi hasil pemeriksaan mang Okim menunjukkan nilai kekerasan kurang dari 4 skala Mohs , dan  berat jenis 2,84 . Yang lebih mengherankan lagi, mustika kelapa tersebut bereaksi dengan asam HCl. Dengan demikian maka tak terbantahkan lagi bahwa batu mustika kelapa tersebut adalah sejenis batuan karbonat  ( CaCO3 ). Pertanyaannya kini, apakah mungkin bahwa mustika kelapa tersebut tumbuh dalam air kelapa yang tersusun dari air 95,5 % , nitrogen 0,05 %, asam fosfat 0,56 %, kalium 0,25 %, kalsium oksida 0,69 %, magnesium oksida 0,59 %, dan sedikit besi dan gula ? Tentunya hal ini sangat tepat kalau dijawab oleh ahli kimia.
Selain dari hal di atas, pada gambar 3 terlihat bagaimana kentos kelapa yang kekerasannya sekitar 3 skala Mohs itu , dengan dinding yang mengandung jalur-jalur vertical,  tertanam dalam daging kelapa yang begitu lunak. Bagaimana ceritanya sampai tercipta jalur-jalur tersebut ?  Untuk mengobati rasa penasaran, mang Okim periksa jalur-jalur tersebut dengan loupe 10 x, demikian juga bagian permukaan yang halus. Disinilah mang Okim lihat garis-garis pengerjaan gurinda dan ampelas yang khas. Dengan bukti-bukti ini maka yakinlah mang Okim bahwa batu mustika kelapa tersebut adalah karya seni dari seorang seniman batu. Apakah bukti ini dapat men-generalisir bahwa seluruh batu mustika kelapa yang beredar di Indonesia adalah hasil rekayasa ?  Tentunya bukan itulah maksud mang Okim mengangkat kisah ini karena konon menurut cerita, ada juga batu mustika kelapa beneran di Pulau Nias, Sumatera Barat, dan di beberapa tempat lainnya ( perlu dibuktikan ).
Sebagai penutup mang Okim berharap semoga kisah ini dapat menambah wawasan rekan-rekan Gem-Lovers sehingga akan lebih waspada kalau mendapatkan tawaran batu mustika kelapa. Bagi yang kantongnya tebal seperti bang Gayus, tentulah tak ada masalah , tetapi bagi yang kantongnya pas-pasan - - - pastilah akan menyesal.
Salam cinta batumulia,

LAMPIRAN GAMBAR :

















Gambar 1: Batu mustika kelapa yang masih nempel di daging kelapanya.
















Gambar 2 : Inilah yang disebut batu mustika kelapa dengan pentil di bagian atas dan jalur vertical di bagian samping.
















Gambar 3 : Batu mustika kelapa yang masih nempel dalam daging kelapanya ( di bagian mata kelapa ). Perhatikan hubungan jalur-jalur vertical dari mustika kelapa yang keras dan daging kelapa yang lunak.

Beberapa koleksiku yg aku banggakan:













 Batu Opal atau Kalimaya

Lemon Quartz


 








 


Bacan

Jumat, 04 Oktober 2013

BABAE Kuliner Unggul di Hilisataro Nias Selatan

 Babae adalah kuliner yang sudah langka dan sudah jarang dapat di temui. KOMPAS.com/ Hendrik Halawa (Babae dengan telur yg di hidangkan)

NIAS SELATAN, KOMPAS.com - Indonesia memiliki beragam tempat-tempat kuliner, wisata, seni dan budaya serta ribuan tradisi yang perlu untuk dijaga dan dilestarikan.

Bali, Mataram, Minahasa, Batak, Papua, Ambon, Betawi, Sunda, Padang, Karo, Lombok, Aceh, dan begitu juga Nias Selatan yang memiliki banyak ragam tradisi.

Dari setiap daerah yang memiliki kuliner masing-masing, terlebih kuliner yang sudah lama dan sempat terlupakan, apalagi untuk generasi sekarang. Kini salah satu kuliner yang mulai langka itu kembali dihadirkan di Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara.


KOMPAS.com/ HENDRIK YANTO HALAWA Ibu-ibu sedang mengelupas fakhe niha dari kulit ari
Adalah masyarakat di Desa Hilisataro, Kecamatan Toma, Kabupaten Nias Selatan, yang kembali memunculkan makanan tradisional di mana dahulu digunakan untuk pesta-pesta adat maupun untuk pertunangan bagi yang akan memasuki jenjang pernikahan.

Kuliner tradisional tersebut dinamai "babae". Nama babae mungkin terasa asing di telinga kita, namun tidak bagi masyarakat Kabupaten Nias Selatan. Bahannya terdiri dari sejenis kacang-kacangan atau masyarakat setempat menyebutnya fakhe niha.

Menurut Sidi Adil Harita, S.Sos kepada Kompas.com bahwa salah satu kuliner tradisional Nias Selatan ini, yaitu babae, dahulu hanya dapat disuguhkan pada acara adat tertentu atau seperti saat pemberian nama anak yang baru lahir maupun pada pesta perkawinan.

KOMPAS.com/ HENDRIK YANTO HALAWA Babae yang telah di campur dengan telur rebus
"Kebiasaan masyarakat membuat ini setelah panen sebagai tanda gembira dan suka cita bahwa panen sangat melimpah. Cara membuatnya, dahulu biji fakhe niha ini direndam selama satu malam agar kulit arinya dapat dengan mudah terkelupas. Kemudian isi dari kulit ari tersebut dijemur hingga kering dan disimpan dalam sebuah botol pada zaman dahulu. Konon jika fakhe niha ini telah kering benar dapat bertahan hingga dua puluh tahun," papar Sidi.

Cara menanaknya pun hampir sama dengan menanak nasi sebagaimana biasanya. Hanya saja babae ini ditanak dengan menggunakan gerabah yang berasal dari tanah liat. Namun alat ini pun sangat sulit ditemui saat ini, hanya beberapa saja yang masih menyimpannya.

Setelah fakhe niha ini dianggap sudah kering benar, fakhe niha direbus hingga lunak kemudian ditumbuk halus dengan menggunakan tempat menumbuk padi. Setelah masak dicampurkan santan kelapa selama 30 menit.

KOMPAS.com/ HENDRIK YANTO HALAWA Babae yang telah ditanak (Nasi Adat "Fakhe Nifalogu")
Selama proses menanak babae ini, kondisi api juga perlu diperhatikan karena nyala api harus stabil agar masakan tetap wangi juga dan tidak gosong. Konon jika cara menanaknya benar maka aromanya dapat tercium sejauh 300 meter.

Kini babae di Nias Selatan dihidangkan ketika meminang seseorang gadis. Jika babae dicicipi oleh yang dilamar menandakan bahwa lamaran diterima.hahaha....

Senin, 23 September 2013

Walikota Gunungsitoli Nias Tanoniha Gowes Onthel

Pemanasan Global 
Walikota Kampanye "'Go Green'" dengan Onthel

gowes 3 
Sebagai bentuk dukungan terhadap upaya mengurangi percepatan proses pemanasan global, Wali Kota Gunungsitoli Martinus Lase mengimbau PNS untuk menggunakan sepeda pada hari Jumat.
Pencanangan bersepeda bagi PNS Pemko Gunungsitoli ini ditandai dengan pelepasan peserta sepeda santai pada, Jumat (13/9), di Kantor Wali Kota Gunungsitoli. Kegiatan ini diikuti oleh puluhan peserta dari PNS, komunitas sepeda dan masyarakat, serta unsur muspika.
“Kegiatan ini merupakan program pemerintah untuk mengurangi pemanasan global melalui program go green. Dengan bersepeda maka emisi kendaraan bermotor yang menjadi salah satu elemen pemanasan global akan berkurang, “kata Martinus Lase.
Kampanye go green yang kali pertama dilaksanakan di Kepulauan Nias ini, jelas Wali Kota, juga bertujuan untuk mengajak masyarakat menggunakan sepeda sebagai alat transportasi alternatif, yang bebas polusi dan menyehatkan tubuh, “Saya mengimbau kepada seluruh PNS lingkup Pemko Gunungsitoli untuk menggunakan sepeda pada hari Jumat,” imbuh Wali Kota.
Rute yang dilalui peserta sepeda santai dimulai dari halaman Kantor Wali Kota Gunungsitoli Jalan Pancasila, menuju Jalan Sudirmasn, Jalan Sirao, Jalan Diponegoro, Jalan Pendidikan, Jalan Karet, dan berakhir di Kantor Wali Kota Gunungsitoli.
Hadir sebagai peserta sepeda santai antara lain Wakil Wali Kota Gunungsitoli Aroni Zendrato, Sekda Kota Gunungsitoli Edison Ziliwu, Ketua DPRD Gunungsitoli Sowa’a Laoli, Wakapolres Nias Kompol Usdek Sebayang dan Dandim 0213 Nias Letkol (Inf) Lekso Sukmono. [SAN sumber NiasPost]

Kenali Type Ukuran Sepeda Anda, Lewat Frame

22,24,26 APA BEDANYA ?

Dalam pergaulan di dunia sepeda tua sering terdengar onthelis2 menyebutkan angka 22, 24, 26 untuk ukuran sepeda. Sebenarnya apa sih yang mendasari sebutan angka-angka tersebut ?
Berikut ada sedikit cupilkan materi yang diambil dari sebuah buku tua , semoga bisa menjadi pembahasan bagi rekan2 onthelis semua dengan harapan yang belum ngerti jadi ngerti yang sudah ngerti jadi tambah pintar dan berbaik hati untuk berbagi ilmunya.
Dibawah ini ada contoh skema frame/kerangka sepeda dari sebuah merk dan  gambar berikutnya adalah ukuran bagian2 frame yang diambil mengacu dari merk BSA.
skema

rumusnya
semua ukuran dalam satuan inchi (“)
untuk keterangan GARPU (G)
- Diameter dari as garpu = 28″ (sama dengan diameter roda)
- lebar jeda dua garpu 3 9/6 “
- Jarak lengkung garpu diukur dari as = 2 7/8″
Sudut jarak (derajat)
- antara D dan C = 67 derajat
- antara C dan F = 62 derajat
- antara C dan B = 68 derajat
Ukuran ini standar teladan Eropa – Standar B.S.A
Dari gambar di atas (lihat huruf C) ternyata ukuran 22,24,26 adalah ukuran panjang atau tinggi pipa dibawah sadel (seat tube), bukan ukuran pipa depan atau head tube (lihat huruf A). Memang banyak teman2 yang dengan melihat sekilas tabung depan (huruf A) bisa menentukan/menebak sepeda ukuran 22,24 dan 26, karena ukuran pipa huruf A akan berbanding lurus dengan seat tube, makin panjang/tinggi seat tube makin panjang/tinggi juga pipa depan demi menjaga proporsional frame sepeda.
Sekali lagi tabel di atas mengacu pada merk BSA, sedangkan untuk merk dan pabrikan lain memiliki format yang berbeda, namun untuk ukuran 22,24 dan 26 bisa dibilang menjadi standar ukuran sepeda .
Mohon masukan dr rekan2 sekalian untuk artikel yang sederhana ini.
ayo yg ini ukuran berapa ? :D :D
Yup…!!! 65cm atau 26 inch
thanx to :
Kang Fahmi KOSTI buat artikelnya & Kang Firman PSBB utk foto2 sepeda 26″ nya.

Rabu, 11 September 2013

Raleigh Sepeda Onthel Yang Mumpuni

 Koleksiku Raleigh dames Serie RD12800




http://2.bp.blogspot.com/-DO17kZFfBp4/UjA2RTLuB7I/AAAAAAAAAMk/E-yCfWTymfA/s310/GL%2Bdengan%2BOnthel.jpg



 




Koleksiku Raleigh Dames serie RD12800

Raleigh merupakan salah satu produsen sepeda tertua di dunia yang berbasis di Nottingham, Inggris. Produsen sepeda ini terbilang unggul, baik dari teknologi maupun ekonomi. Dari segi teknologi, sepeda Raleigh lebih maju dibanding sepeda pesaingnya. Raleigh awalnya memperkenalkan slogan The All Steel Bicycle yang artinya semua logam yang digunakan pada sepeda Raleigh memakai baja. Bahan baja ini untuk membedakan sepeda Raleigh dengan pesaingnya yang biasanya menggunakan cor besi pada bagian penting. Cor besi ini adalah teknologi rendah yang hasilnya lebih kasar. Dari sisi strategi marketing maupun ekonomi tergolong mumpuni dengan mengambil alih beberapa produsen sepeda. Alhasil, Raleigh pun menjelma menjadi raksasa industri sepeda kelas dunia.
Sejarah Raleigh berawal pada 1887, di Raleigh Street, Nottingham. Perusahaan ini didirikan oleh Frank Bowden. Awalnya ia membeli sepeda yang dibuat oleh tiga orang yaitu Woodhead, Angois dan Ellis. Di tahun 1888, Bowden mendirikan The Raleigh Cycle Corp. Dalam perjalanannya, perusahaan sepeda ini tumbuh pesat, namun oleh Frank Bowden, perusahaan Raleigh dijual dengan mendapatkan keuntungan berkisar antara £ 100.000 (setara dengan sekitar 5 juta poundsterling).
Di tahun 1902, roda gigi merk Sturmey Archer ditambahkan pada sepeda produk Raleigh. Pada 1908 perusahaan ini dibeli kembali oleh Bowden, ia pun menangani perusahaan Raleigh dengan serius. Alhasil, diawal 1920-an, Raleigh menjelma menjadi produsen sepeda terbesar di dunia. Raleigh mampu menghasilkan 100.000 sepeda onthel, 250.000 15.000 hub roda gigi sepeda motor dan 50.000 sepeda motor gearbox.
Ketika terjadi krisis ekonomi di Eropa pada dekade 1930-an, Raleigh mampu selamat dari tekanan yang hebat. Hal ini disebabkan oleh adanya siklus Humber pada tahun 1932 dan tahun berikutnya mulai memproduksi sebuah mobil beroda tiga. Di tahun 1934, Raleigh kembali menjadi perusahaan publik dengan nama Raleigh Cycle Holdings Ltd, yang menerbitkan saham lebih dari £ 2 juta (= sekitar £ 65 hari). Di tahun 1938, produksi sepeda Raleigh menjadi hampir 500.000 unit pertahun. Raleigh pun menghentikan produk sepeda motor dan mobil.
Selama Perang Dunia Kedua pada 1939 hingga 1945, Raleigh berkonsentrasi pada pabriknya. Dalam rentang itu, diluncurkan pula sepeda Robin Hood. Tak hanya itu, Raleigh juga mengakuisisi Rudge Whitworth.
Setelah perang usai, meskipun kekurangan bahan baku berupa baja, siklus produksi Raleigh tetap meningkat pesat. Ini dibuktikan dengan produksi sepedanya di tahun 1949 telah mencapai sekitar 750.000 unit sepeda yang sebagian besar untuk diekspor ke berbagai negara.
Pada tahun 1958, Raleigh Industries memproduksi sepeda bermesin (moped), pun kemudian meluncurkan skuter. Hebatnya lagi selama periode ini, Raleigh Industries mengakuisisi dua perusahaan yang menjadi saingan utamanya yaitu Triumph dan Three Spires pada tahun 1954. Di tahun 1957, Raleigh pun mengambil alih BSA (termasuk New Hudson dan Sunbeam).
Dalam perkembangan selanjutnya, Raleigh Industries kemudian diambil alih oleh Tube Investments (TI), yang dimiliki British Cycle Corporation (BCC) yang menangani perusahaan Phillips, Hercules, Norman dan Sun. Dampak dari merger ini adalah penjualan sepeda Raleigh semakin berkurang pada tahun 1950.
Pada bulan Oktober 1960, perjanjian lisensi disusun sehingga Raleigh memungkinkan untuk membuat produk baru antara lain roda-kecil, unisex dan dual-suspensi sepeda Moulton. Di bulan Maret 1964, Raleigh memperkenalkan prototype Moulton bicycle RSW16: sebuah sepeda roda kecil unsprung yang baik, lebih kuat dan lebih murah. Sepeda ini dijual melalui dealer-dealer resmi Raleigh. Pada tahun 1968, Raleigh memperkenalkan sepeda H-frame beroda kecil yang menjadi produk dengan penjualan terbesar dan tetap akan diproduksi sampai 16 tahun kemudian.
Ragam Model Sepeda Raleigh
Berdasar katalog Raleigh keluaran 1911 ada sekitar 400,000 unit sepeda Raleigh yang diekspor keberbagai negara yang diikuti dengan daftar negara pengimport, menarik dari daftar itu ada West Indies dan Java, selain itu ada beberapa negara yaitu Holland, France, China, India dan lain sebagainya.
Sepeda Raleigh yang diproduksi di tahun 1911 memiliki 10 model yaitu :
1. Model Superbe Raleigh
2. Special Raleigh
3. The Raleigh Tandem
4. First Grade Raleigh
5. Standar 3-Speed Raleigh
6. All-Weather Raleigh
7. Raleigh Racer
8. Featherweight Raleigh
9. Popular Raleigh
10. Boys dan Girls Raleigh
Raleigh Tua Model Tourist
Sepeda Raleigh tua model tourist yang diproduksi sebelum tahun 1940 – an , dapat dilihat dari ciri sistem rem karet yang berbeda dengan sistem rem karet pada Raleigh Touris yang lebih muda. Raleigh Tourist tua bentuk U untuk pegangan karet rem berbeda, selain itu, keni yang lurus tanpa koekan , tak ada tonjolan untuk tempat pompa . Tak hanya itu, perbedaannya pun terdapat pada garpu depan bagian dalam, ada dua tonjolan yang dikiri kanan bagian atas garpu sebelah dalam serta model holder sepatu karet rem yg agak memanjang berbeda dengan holder sepatu rem karet pada Raleigh Tourist yang dibuat setelah tahun 1940- an.
Operan perseneling yang dipasang pada Raleigh model Tourist tua era 1920 – an , bahan tutup pasangan tromol perseneling tidak terbuat dari plat besi tapi berbahan dural atau alluminium yang dicampur timah hitam. Sedang tulisan Sturmey Archer terpahat didalamnya.
Disamping itu, spakbord belakang Raleigh Tourist tua pada bagian tengahnya tidak di baut ke bagian koneksi penahan sapit urang belakang seperti umumnya sepeda raleigh yg keluar belakangan , namun sistemnya memakai jepitan dari plat tipis berbentuk U yg sifatnya seperti pegas. Bila akan melepas spakbord belakang harus menekan plat tipis berbentuk U tersebut agak kedalam dan mengeluarkan nog- nya dari pipa penahan garpu belakang . Pun, stang Raleigh Tourist tua bentuknya berbeda dengan Raleigh Tourist yang lebih muda. Bentuk holder handel stang Raleigh Tourist tua menyatu dengan body stang dan tidak di baut seperti stang model Raleigh Tourist yang berikutnya.
Istimewanya lagi, Raleigh Tourist tua memiliki tuas kecil (gondel) di sebelah kanan untuk mengunci stang agar posisinya terkunci mati sehingga tidak bisa belok ke kiri atau kanan saat di kendarai, atau juga bisa lepas tangan, saat tangan digunakan untuk keperluan lain seperti membidik senapan saat mengejar penjahat atau untuk hal-hal lainnya. Fungsi gondel lainnya adalah untuk memarkir sepeda agar posisinya lurus . Gondel atau tuas kecil ini menghilang setelah Raleigh model Tourist yang lebih muda muncul. (Oldbike In History, diolah dari beragam sumber.

Sejarah The Raleigh menawarkan Sepeda Onthel yang sangat baik dalam sejarah siklus manufaktur di Great Britain.
Sebuah sepeda paling nyaman untuk di gunakan secara teratur. Catatan komprehensif nomor frame Raleigh merupakan faktor yang sangat berguna.
Daftar di bawah ini telah digunakan selama bertahun-tahun, ketika membeli sepeda vintage, yang perlu diingat adalah perusahaan yang masih ‘asli’ sebelum diambil alih oleh Raleigh:
  • Humber 1932
  • Rudge-Whitworth 1943
  • Triumph 1954
  • Three Spires 1954
  • BSA, New Hudson, Sunbeam 1957
  • Phillips 1960
  • Hercules 1960
  • Norman 1960

Sepeda Raleigh sekitar tahun 1977. Perhatikan dominasi sepeda dengan roda-roda kecil yang dominan

Sejarah Sepeda Raleigh

1900 Raleigh Cross Frame
1866 – Raleigh Street, Nottingham, berawal dari sebuah bengkel kecil yang pada tahun 1886 mulai memproduksi-frame sepeda keamanan.
Frank Bowden, seorang pengacara sukses dan dikonversi untuk bersepeda, membeli perusahaan pada tahun 1887 dan pada Desember 1888 mendirikan The Raleigh Cycle Corp.
Perusahaan ini tumbuh pesat dalam beberapa tahun kemudian Frank Bowden menjualnya dengan mendapatkan keuntungan berkisar antara £ 100.000 (setara dengan sekitar 5 juta poundsterling).
1902 – Pada tahun 1902, roda gigi merk Sturmey Archer ditambahkan untuk produk Raleigh.
1908 – Enam tahun kemudian, Bowden membeli kembali Raleigh.
1920 – Pada awal 1920-an, Raleigh adalah pemimpin dunia, mampu menghasilkan 100.000 sepeda onthel, 250.000 15.000 hub roda gigi sepeda motor dan 50.000 sepeda motor gearbox.
Raleigh selamat dari tekanan yang hebat. Ini diperoleh karena siklus Humber pada tahun 1932 dan tahun berikutnya mulai memproduksi sebuah mobil beroda tiga.
1934 – Pada tahun 1934 Raleigh kembali ke status perusahaan publik, sebagai Raleigh Cycle Holdings Ltd, dengan menerbitkan saham lebih dari £ 2 juta (= sekitar £ 65 hari).
1938 – Pada 1938, produksi sepeda telah tumbuh menjadi hampir 500.000 unit per tahun dan perusahaan telah berhenti membuat sepeda motor dan mobil.
1938-1945 – Selama Perang Dunia Kedua (1939-1945), Raleigh berkonsentrasi pada pabriknya. Nama rentang itu, diluncurkan pula pada tahun 1938 sebagai Gazelle, berubah menjadi Robin Hood. Dan Raleigh mengakuisisi Rudge-Whitworth.
1949 – Setelah perang, walaupun kekurangan bahan baku berupa baja, siklus produksi Raleigh tetap meningkat pesat. Itu dibuktikan dengan produksi pada tahun 1949 telah mencapai sekitar 750.000, yang sebagian besar  untuk diekspor.
1958 – Pada tahun 1958 Raleigh company memproduksi moped dan kemudian meluncurkan skuter. Lebih hebatnya lagi selama periode ini Raleigh mengakuisisi dua kelompok saingan utama yaitu : Triumph dan Three Spires pada tahun 1954, dan BSA (termasuk New Hudson dan Sunbeam) pada tahun 1957.
Raleigh sendiri kemudian diambil alih oleh Tube Investments (TI), yang dimiliki Inggris Phillips Siklus Corporation, Hercules, Norman dan Sun. Dampak dari merger ini adalah penjualan sepeda Raleigh semakin berkurang pada tahun 1950.
1960 – Pada bulan Oktober 1960, perjanjian lisensi disusun Raleigh memungkinkan untuk membuat produk baru antara lain roda-kecil, unisex dan dual-suspensi sepeda Moulton.
1964 – Pada bulan Maret 1964, Raleigh menunjukkan Moulton bicycle prototipe RSW16: sebuah roda sepeda kecil un-sprung dengan baik, lebih kuat dan lebih murah dan dijual melalui dealer-dealer Raleigh.
1968 – Pada tahun 1968, Raleigh memperkenalkan H-frame-roda kecil dan ditakdirkan untuk menjadi produk dengan penjualan terbesar dan tetap akan diproduksi sampai 16 tahun.
Raleigh Nottingham itu selama beberapa dekade menjadi produsen sepeda terkemuka dunia. Berikut adalah beberapa poin dari satu abad pembuatan sepeda di Religh Industries :
  • 1886 – Tiga Inggris – Woodhead, Angois dan Ellis – mulai membangun sepeda di sebuah bengkel kecil di Raleigh Street, Nottingham.
  • 1887 – Alfred Milward Reynolds menciptakan proses menyeruduk (tabung).
  • 1887 – Perusahaan Siklus Raleigh – Street Russell.
  • 1888 – Frank Bowden membeli kembali Woodhead / Angois / Ellis sepeda lokakarya di Raleigh Street dan mengganti nama itu dengan Raleigh Siklus Perusahaan. Pada titik ini ada sekitar selusin karyawan dan produksi tinggi roda tiga minggu.
  • 1889 – Reynolds mendirikan yang paten sela Tube Perusahaan.
  • 1895 – Inggris pialang saham pengendali Terah Hooley membeli bunga di Raleigh.
  • 1896 – Fred Hanstock membangun sepeda pertama Carlton di Carlton, Inggris.
  • 1896 – Raleigh memiliki sepeda terbesar di dunia pabrik, menempati 7 1 / 2 hektar. Ada sekitar 850 karyawan dan produksi sebesar 30.000 unit per tahun.
  • 1900 – ‘The Steel-Sepeda Semua’.
  • 1902 – Sturmey-Archer dibeli oleh Religh.
  • 1904 – Raleignette.
  • 1905 – Motor Siklus diproduksi.
  • 1906 – Robin Hood Siklus Co Ltd yang diakuisisi.
  • 1914 – Lebih dari 50.000 siklus dihasilkan.
  • 1914-1918 – bagian 400 Juta untuk Bersenjata (mesiu).
  • 1920 – The Nottingham presswork diperoleh.
  • 1921 – Sir Frank Bowden meninggal.
  • 1921 – Produksi Sepeda Motor kembali.
  • 1923 – paten sela Tube Nama perusahaan diubah menjadi Perusahaan Reynolds Tube, Ltd
  • 1925 – meningkat menjadi 20 hektar.
  • 1928 – 114.072 siklus diproduksi.
  • 1931 – HO membuka Lenton Boulevard.
  • 1930 – bergerak pabrik sepeda Carlton untuk fasilitas yang lebih besar di Worksop, Inggris.
  • 1931-1936 – Keselamatan Tujuh Mobil.
  • 1932 – Raleigh membeli Humber Siklus.
  • 1934 – Raleigh Industries Ltd
  • 1935 – 1531 – Reynolds mangan-molibdenum (“mang-moly”) tubing dikembangkan.
  • 1936 Motorised produksi berhenti.
  • 1937 – Penemuan dari Sturmey-Archer Dynohub.
  • 1938 – Raleighs pertama diekspor ke Kanada.
  • 1939 – 409.479 siklus diproduksi.
  • 1939-1945 – WW2 Mesiu produksi.
  • 1943 – Raleigh membeli Rudge-Whitworth.
  • 1943 – Pembayaran bertahap (Nottm Ltd) yang diperoleh.
  • 1946 – Pabrik meningkat menjadi 28 hektar – 5.000 Karyawan.
  • 1946 – ‘roda tiga Winkle’ – pertama rentang mainan.
  • 1947-1948 – Boston USA Plant-Ral. Ind. of America Inc. Ind of America Inc
  • 1949 – Raleigh Industries India Ltd
  • 1950 – Raleigh Industries Ltd Afrika Selatan
  • 1951 – 1.010.077 Siklus diproduksi.
  • 1952 – Duke of Edinburgh terbuka Pabrik Baru – Sekarang 40 hektar, 7.000 Karyawan.
  • 1953 – Raleigh membeli Siklus Perusahaan Triumph.
  • 1955 – Siklus Raleigh Industries Ltd Kanada
  • 1957 – Raleigh membeli BSA (Birmingham Small Arms).
  • 1958 –Pertama moped diproduksi (Raleigh Mo-PED, kemudian dikenal sebagai RM1).
  • 1960 – Raleigh dan Investasi Tube Group (alias TI) bergabung, membentuk TI Raleigh.
  • 1965 – RSW 16
  • 1967 – Moulton Siklus diakuisisi.
  • 1967 – Cox dari Watford diperoleh.
  • 1968 – Ratu Elizabeth II dilihat Raleigh.
  • 1969 – Dreamline berbagai mendorong kereta bayi / Pushchairs.
  • 1970 – Chopper (Inggris)
  • 1970 – Produksi berhenti bermotor produk.

1900 Raleigh Cross Frame
***
Menentukan Umur Raleigh
Sebelum 1925, Raleigh asli (bukan nama merk yang dibuat oleh Raleigh) memiliki nomor rangka numerik langsung. Awal tahun telah diperkirakan oleh Perusahaan. (Info from the Nottinghamshire Archives) (Info dari Arsip Nottinghamshire).
Tampaknya Raleigh mendaur ulang banyak dari nomor seri yang lebih tua di tahun kemudian, sehingga ada banyak sepeda dari tahun 60-an dan 70-an yang memiliki nomor seri yang akan mendapatkan usia lebih tua :
  • 1888: 1500
  • 1889: 3200
  • 1890: 5200
  • 1891: 7600
  • 1892: 10500
  • 1893: 13900
  • 1894: 19100
  • 1895: 25300
  • 1896: 32100
  • 1897: 39913
  • 1898: 45981
  • 1899: 54032
  • 1900: 65152
  • 1900: 69868
  • 1901: 77342
  • 1902: 89622
  • 1903: 102.954
  • 1904: 112.673
  • 1905: 129.228
  • 1906: 154.917
  • 1907: 183.073
  • 1908: 215.650
  • 1909: 249.081
  • 1910: 285.669
  • 1911: 328.748
  • 1912: 375.693
  • 1913: 427.829
  • 1914: 482.851
  • 1915: 517.198
  • 1916: 545.198
  • 1917: 569.737
  • 1918: 592.473
  • 1919: 621.678
  • 1920: 654.502
  • 1921: 688.291
  • 1922: 738.447
  • 1923: 809.184
  • 1924: 899.465
  • 1925: 998.077
  • 1925-Perang Dunia Kedua
Antara 1925 dan penghentian siklus produksi selama Perang Dunia Kedua, surat sufiks dan prefiks nomor frame berjalan, meskipun tidak ada indikasi yang diberikan dari titik awal nomor. Mereka tampaknya hanya memperlihatkan jumlah sepeda yang diproduksi dan huruf  mulai digunakan. Semua tanggal akan dapat diperkiraan. (Info dari Arsip Nottinghamshire)
  • 1925: A1
  • 1925: B34181
  • 1926-1927: B56536
  • 1929: E15693
  • 1930: G94785
  • 1933: L84682
  • 1934: T93945
  • 1934: U14540
  • 1935: W71147
  • 1936: W93161
  • 1937: Y184552
  • Post Second World War – 1955 Pasca Perang Dunia II – 1955
Setelah perang, Raleigh mulai menambahkan huruf setelah nomor urut berjalan yang diulang ketika sebuah surat baru digunakan. (Info dari Arsip Nottinghamshire)
  • 1947: 437.689 P
  • 1948: 556.894 P
  • 1949: 695.051 P
  • 1951: 151.179 T
  • 1952: 236.530 T
  • 1953: 367.369 T
  • 1954: 566.722 T
  • 1955: 747.951 T
  • 1956: 852.312 T
  • 1957: 872.584 T
  • 1955 – 1966
Sistem penomoran baru diperkenalkan pada tahun 1955 ditambah dengan yang pertama, yang dimulai pada awal alfabet :
  • 1956: 23839 A
  • 1957: 27227 AB
  • 1958: 17910 AD
  • 1960: 27273 AE
  • 1961: 13126 AF
  • 1965 / 6: 40814 FD
  • 1966: 64521 FE
Catatan: Beberapa di tahun 60 straight-gauge pertengahan frame 531 memiliki nomor seri yang diawali dengan huruf tunggal yang menjelang akhir alfabet.
1967 – 1973
Namun sistem lain jumlah diperkenalkan pada tahun 1966. Sistem baru ini diterapkan ke high-end (yaitu Reynolds 531) frame dan melibatkan menempatkan karakter di awal nomor seri. karakter dimulai pada awal abjad, dan menunjukkan tahun pembuatan. Detail tentang angka yang mengikuti alfabet yang jelas dan nomor seri berurut mungkin dari beberapa jenis.
  • 1966: A, diikuti oleh empat angka
  • 1967: B, diikuti oleh empat angka
  • 1968: C, diikuti oleh empat angka
  • 1969: D, diikuti oleh empat angka
  • 1970: E, diikuti oleh empat angka
  • 1971: F, diikuti oleh empat angka
  • 1972: G, diikuti oleh empat angka
  • 1973: H, diikuti oleh empat angka
Catatan: Meskipun skema penomoran ini umumnya benar, mungkin ada beberapa menggunakan crossover di awal / akhir setiap tahun (misalnya “G” nomor seri mungkin telah dibangun menjadi sebuah sepeda pada tahun 1973, tetapi frame mungkin memiliki dibangun pada tahun 1972).
***
Teks di atas diambil dari yang lengkap dan diperbarui versi makalah yang ditulis oleh Tony Hadland pada bulan Juni 2000 untuk Sejarah Siklus Konferensi Internasional 11 diadakan di Osaka pada Agustus 2000.
***
Courtesy : ntlworld.com
Translator/Editor/Forwarder : SpedaOntel.wordpress.com

 SEPEDA RALEIGH DAMES MADE IN ENGLAND

SEPEDA RALEIGH DAMES MADE IN ENGLAND

SEPEDA RALEIGH DAMES TROMOL VERSNELENG

STIR ORI RALEIGH, LAMPU RUHLA-DDR

DUDUKAN LAMPU ORI, DIPIPA STIR ADA LAMBANG ORANG TUA DAN DIBAGIAN BAWAH-NDAK TERLIHAT MASUK KE DALAM PIPA ADA TULISAN RALEIGH INDUSTRI

EMBLEM ORI, FORK DAN SLEBOR JUGA ORI
GIR DEPAN ORI RALEIGH, DIENGKOL KAYUHAN ADA TULISAN RALEIGH INDUSTRI

BRAKET KHAS RALEIGH, KATENGKAS ORI, SLEBOR BELAKANG ORI, DIENGKOL KAYUHAN GIR ADA TULISAN RALEIGH INDUSTRI
DINAMO BOSCH KENDI, TROMOL STRUMERY ACHER, VELG DEPAN ARAYA SUSU

TROMOL BELAKANG VERSNELENG STRUMERY ACHER LUBANG 40, VELG BELAKANG ARAYA SUSU, JAGRAK KOBA

STOPAN BELAKANG MODEL KEONG,KUNCI ADA, BONCENGAN ADA, MAHAR 2JT

Batu Atola Sa'ua Nias Selatan

Batu Atola Sa'ua Nias Selatan
Bergesernya batu'atola di daerah Nias Selatan dekat sungai Sa'ua